Peshawar, Pakistan (ANTARA News/AFP) - Gerilyawan Taliban di kawasan suku Pakistan baratlaut Rabu membunuh seorang supir truk dan pembantunya karena memasok ternak ke Afghanistan, kata seorang pejabat senior kepada AFP.

Serangan itu terjadi di kota Baizai di distrik suku Mohmand, dimana militer terlibat dalam operasi perbatasan anti-militan, ketika truk itu kembali dari menjual ternak di provinsi Nangarhar, Afghanistan timur.

Militan meminta truk itu berhenti sebelum melepaskan tembakan, kata pejabat senior pemerintah Maqsood Hasan.

"Pertama mereka melepaskan tembakan ke truk itu yang menewaskan supir dan pembantunya. Mereka kemudian menghancurkan truk itu dengan membakarnya," katanya. "Militan Taliban melancarkan serangan tersebut."

Supir itu melanggar larangan perjalanan truk untuk pemasokan ke seberang perbatasan Afghanistan yang diberlakukan Taliban di daerah itu, kata seorang pejabat intelijen di Peshawar.

Ia menambahkan, Taliban Pakistan sebelumnya memberlakukan pajak untuk truk-truk semacam itu, namun bentrokan-bentrokan menyangkut hal itu telah mengarah pada pelarangan tersebut.

Militan di kawasan itu malancarkan serangan-serangan terhadap truk-truk perbekalan dan BBM untuk NATO dengan tujuan mengacaukan pemasokan untuk pasukan internasional yang memerangi Taliban di Afghanistan.

Pakistan mendapat tekanan internasional yang meningkat agar menumpas kelompok militan di wilayah baratlaut dan zona suku di tengah meningkatnya serangan-serangan lintas-batas gerilyawan terhadap pasukan internasional di Afghanistan.

Kawasan suku Pakistan, terutama Bajaur, dilanda kekerasan sejak ratusan Taliban dan gerilyawan Al-Qaeda melarikan diri ke wilayah itu setelah invasi pimpinan AS pada akhir 2001 menggulingkan pemerintah Taliban di Afghanistan.

Pasukan Pakistan meluncurkan ofensif udara dan darat ke kawasan suku Waziristan Selatan pada 17 Oktober 2009, dengan mengerahkan 30.000 prajurit yang dibantu jet tempur dan helikopter meriam.

Meski terjadi perlawanan di Waziristan Selatan, banyak pejabat dan analis yakin bahwa sebagian besar gerilyawan Taliban telah melarikan diri ke daerah-daerah berdekatan Orakzai dan Waziristan Utara.

Waziristan Utara adalah benteng Taliban, militan yang terkait dengan Al-Qaeda dan jaringan Haqqani, yang terkenal karena menyerang pasukan Amerika dan NATO di Afghanistan, dan AS menjadikan daerah itu sebagai sasaran serangan rudal pesawat tak berawak.

Pasukan Amerika menyatakan, daerah perbatasan itu digunakan kelompok militan sebagai tempat untuk melakukan pelatihan, penyusunan kembali kekuatan dan peluncuran serangan terhadap pasukan koalisi di Afghanistan.

Para pejabat AS mengobarkan perang dengan pesawat tak berawak terhadap para komandan Taliban dan Al-Qaeda di kawasan suku baratlaut, dimana militan bersembunyi di daerah pegunungan yang berada di luar kendali langsung pemerintah Pakistan.

AS menyebut kawasan suku Pakistan sebagai markas global Al-Qaeda dan salah satu tempat paling berbahaya di Bumi.

Pejabat-pejabat AS mengatakan, pesawat tak berawak merupakan senjata sangat efektif untuk menyerang kelompok militan. Namun, korban sipil yang berjatuhan dalam serangan-serangan itu telah membuat marah penduduk Pakistan.(*)

(Uu.M014)

Editor: Ruslan Burhani
Copyright © ANTARA 2011