Baznas Bazis Jaksel bidik 170 unit "Bedah Rumah" pada 2022

Baznas Bazis Jaksel bidik 170 unit "Bedah Rumah" pada 2022

Pemerintah Kota Jakarta Selatan melalui Baznas Bazis menyalurkan bantuan biaya pendidikan dalam bentuk buku tabungan bagi 770 mahasiswa dari sejumlah perguruan tinggi di wilayah tersebut dengan nominal Rp1,5 juta per orang, Selasa (7/12/2021). ANTARA/Sihol Hasugian

Jakarta (ANTARA) - Pengurus Badan Amil Zakat Nasional dan Badan Amil Zakat Infaq Sodaqoh (Baznas Bazis) Jakarta Selatan menargetkan sebanyak 170 rumah milik warga tidak mampu secara ekonomi di wilayah tersebut untuk menerima bantuan program "Bedah Rumah" pada 2022.

Koordinator Baznas Bazis Jakarta Selatan, Yasdar mengatakan bahwa jumlah itu meningkat sebanyak 40 rumah yang telah dibedah rumah selama 2021.

Baca juga: Baznas Bazis Jakarta Selatan selesaikan "bedah rumah" di Setiabudi

"Saat ini sudah 100 persen 130 rumah sudah dibedah atau sesuai target kami. Tahun depan kami menargetkan 170 rumah jadi ada peningkatan bedah rumah tahun 2022," katanya saat ditemui di Kantor Wali Kota Jakarta Selatan, Selasa.

Yasdar pun berharap peningkatan jumlah penerima bantuan bedah rumah itu berdampak pada kesejahteraan warga Jakarta secara khusus bagi penghuninya.

Asisten Administrasi dan Kesejahteraan Rakyat Pemerintah Kota Jakarta Selatan Sayid Ali mengatakan program bedah rumah ini akan terus ditingkatkan agar semakin banyak menyentuh warga yang tidak memiliki rumah layak huni di wilayah itu.

Dia mengatakan, pada 2021 jumlah rumah yang dibedah meningkat menjadi dua Rukun Warga (RW) pada setiap kelurahan yang sebelumnya hanya satu RW.

Baca juga: Pemkot beri bantuan Rp50 juta bagi pemilik rumah yang dibedah

"Setiap pemilik rumah dibantu Rp50 juta. Kalau tahun lalu hanya berkisar Rp40-45 juta, sekarang ini 50 juta. Dan jumlahnya ini akan meningkat terus," ujar dia.

Dia pun mengajak seluruh elemen masyarakat di wilayah itu untuk semakin terdorong memberikan bantuan melalui Baznas Bazis. "Ini benar-benar program yang sangat bagus sekali. Bahwa ini program untuk meningkatkan harkat dan martabat masyarakat," ujar dia.

Sebelumnya, Wakil Wali Kota Administrasi Jakarta Selatan Isnawa Adji yang secara simbolis menyerahkan kunci rumah kepada pemilik rumah yang dibedah mengatakan, program bantuan ini jadi pengingat untuk menjaga dan mempertahankan jiwa gotong royong serta kesetiakawanan.

Dia menjelaskan bahwa dana yang dikumpulkan dari masyarakat sedianya tetap dikembalikan dalam bentuk berbagai program yang bisa meningkatkan layanan dan kebahagiaan bagi masyarakat Jakarta Selatan.

Baca juga: Pemkot Jakbar bedah 114 rumah warga yang tidak layak huni

Pewarta: Sihol Mulatua Hasugian
Editor: Taufik Ridwan
COPYRIGHT © ANTARA 2021

"Zakat Tande Cinte" baru terkumpul sekitar 20 persen

Komentar menjadi tanggung jawab anda sesuai UU ITE

Komentar