Padang (ANTARA News) - Pakar Ilmu Fisika Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam Universitas Andalas Padang, Sumatera Barat, Prof Dr Emriadi MS mengatakan, dilihat dari kebutuhan energi listrik negara, pendirian pembangkit listrik tenaga nuklir (PLTN) sangat manguntungkan bagi Indonesia.

"Saat ini kebutuhan energi listrik di Indonesia semakin meningkat, PLTN bisa menjadi jawaban untuk mengatasi krisis listrik yang tengah dihadapi Indonesia," katanya di Padang, Rabu.

Ia mengatakan, krisis listrik sudah sejak lama menjadi persoalan dan telah dipredikasi oleh banyak ahli energi di Indonesia sejak sepuluh tahun yang lalu.

Kebutuhan energi ini, katanya, dapat meningkat secara eksponensial, baik ditinjau dari kapasitasnya, kualitasnya maupun ditinjau dari tuntutan distribusinya.

Menurut dia, konsumsi listrik Indonesia setiap tahunnya terus meningkat sejalan dengan peningkatan pertumbuhan ekonomi nasional.

"Peningkatan kebutuhan listrik dikemudian hari yang diperkirakan dapat tumbuh rata-rata 6,5 persen per tahun hingga 2020," katanya.

Komsumsi listrik Indonesia yang begitu besar akan menjadi masalah bila dalam penyediaannya tidak sejalan dengan kebutuhan. Kebutuhan pasokan energi listrik yang terus-menerus dan berkualitas menjadi tuntutan yang harus dipenuhi oleh negara, katanya.

Selain kebutuhan akan listrik yang semakin meningkat, kurangnya pasokan listrik saat ini juga disebabkan jumlah pembangkit listrik yang ada saat ini tidak mengalami penambahan.

Untuk mengatasi pemenuhan kebutuhan listrik, maka dapat dilakukan dengan pembuatan pembangkit baru yang memiliki daya yang mampu untuk memenuhi kebutuhan listrik nasional yang semakin besar.

"PLTN dapat menjadi salah satu solusi, disamping alternatif lainnya yang juga mungkin dapat diupayakan oleh negara," katanya.

Ia mengatakan, energi nuklir saat ini merupakan energi yang sangat berpengaruh dalam produksi listrik berbagai negara. Selain itu, ditinjau dari dampak polusi lingkungan, energi nuklir relatif lebih ramah lingkungan.

Ia menambhakan, yang sangat penting bagaimana Indonesia belajar dari pengalaman negara-negara lain yang lebih dahulu telah menggunakan PLTN guna memberi jaminan rasa man kepada masyarakat.(*)
(T.KR-AH/R010)

Editor: Ruslan Burhani
Copyright © ANTARA 2011