Aceh (ANTARA News) - Menteri Koordinator bidang Kesejahteraan Rakyat Agung Laksono meresmikan Rumah Sakit Ibu dan Anak Subulussalam yang akan melayani masyarakat di wilayah pantai Barat Nangroe Aceh Darussalam.

"Pendirian rumah sakit ini dalam rangka meningkatkan derajat kesehatan masyarakat kota Subulussalam dan sekitarnya," kata Agung Laksono di Nangroe Aceh Darussalam, Sabtu.

Agung menjelaskan, pembangunan RSIA Subulussalam diantaranya bersumber dari APBN, APBD tingkat satu dan dua serta dana otonomi khusus.

RSIA tersebut ditetapkan sebagai rumah sakit untuk mencegah, mengobati dan merawat masyarakat yang mempunyai masalah kesehatan ibu, bayi dan anak.

"RSIA ini juga berfungsi sebagai sentra rujukan gawat darurat kebidanan, perinatal dan bayi baru lahir guna mencegah kematian ibu maternal akibat pendarahan sewaktu proses kelahiran akibat infeksi karena persalinan yang kurang higienis dan akibat keracunan kehamilan," katanya.

Dia juga menambahkan, keberadaan RSIA itu sangat dibutuhkan oleh masyarakat mengingat fungsinya untuk mendukung percepatan tercapainya sasaran program pembangunan kesehatan nasional dan untuk mencapai tujuan pembangunan milenium.

"Kegiatan ini didukung oleh kebijakan pemerintah pusat yang telah menetapkan program jaminan kesehatan masyarakat, jaminan persalinan untuk mengurangi angka kematian ibu akibat proses melahirkan dan bantuan operasional kesehatan untuk mempercepat pencapaian standar pelayanan minimum," katanya.

Agung juga mengimbau kepada pihak RSIA agar bekerja sama dengan dinas kesehatan setempat, DPRD, dunia usaha dan tokoh masyarakat agar dapat memenuhi harapan masyarakat terutama peningkatan kinerja rumah sakit secara profesional.

"Saya juga mengimbau agar pihak rumah sakit dapat mengutamakan keselamatan pasien serta memprioritaskan pelayanan bagi masyarakat miskin," katanya.

(W004/I007)

Editor: Suryanto
Copyright © ANTARA 2011