London (ANTARA News) - Gema lagu-lagu perjuangan berkumandang menyambut peserta Upacara Bendera yang diselenggarakan KBRI Athena di Wisma Duta dalam rangka peringatan Hari Ulang Tahun ke-66 Proklamasi Kemerdekaan Republik Indonesia, Rabu.

Suasana meriah menghiasi tempat upacara di halaman depan Kediaman Resmi Duta Besar RI, didominasi dengan kain berwarna merah putih. Tampak pula dari kejauhan logo besar bertuliskan angka 66 menghiasi dinding depan Wisma Duta, ujar Sekretaris Pertama Pensosbud KBRI Athena Jani Mediawati Sasanti kepada Antara London, Rabu.

Dikatakannya suasana makin semarak dengan kehadiran kaum wanita dan warga masyarakat yang umumnya adalah Penata Laksana Rumah Tangga (PLRT), yang mengenakan busana nasional bernuansa merah putih.

Memasuki puasa hari ketujuh belas, peringatan upacara berlangsung dengan tertib dan khidmat dengan cuaca terik matahari mencapai 38 derajat di kota Athena dan sekitarnya, tidak menyurutkan langkah tegap tiga orang pemuda/pemudi pelajar Indonesia di Athena mengibarkan Sang Saka Merah Putih diiringi lagu kebangsaan Indonesia Raya.

Duta Besar RI untuk Yunani, Ahmad Rusdi dalam pidato amanatnya di depan 200 peserta upacara yang terdiri dari staf dan warga masyarakat Indonesia di Yunani menggarisbawahi berbagai keberhasilan pembangunan yang telah dilaksanakan oleh Pemerintah RI melalui berbagai program.

Pemerintah memprioritaskan pembangunan ekonomi untuk meningkatkan kesejahteraan rakyat, mewujudkan kehidupan berdemokrasi yang stabil dan semakin berkwalitas serta menegakkan hukum dan keadilan yang semakin merata, ujarnya.

Mengutip pidato Presiden RI di depan DPR pada 16 Agustus 2011 mengenai raihan Indonesia selama ini, Dubes mengatakan Indonesia berhasil menjawab tantangan jaman dan tuntutan rakyat untuk melakukan perubahan yang fundamental. Indonesia tampil sebagai salah satu negara demokrasi yang paling stabil dan mapan di Asia dan sebagai negara demokrasi terbesar ketiga di dunia.

Di Asia Tenggara, Indonesia tercatat sebagai negara dengan skala ekonomi terbesar, bahkan banyak pihak menyebut Indonesia sebagai emerging economy. Untuk itu Dubes mengajak warga Indonesia untuk bangga dan menghargai keberhasilan tersebut.

Peringatan HUT RI ke-66 bertemakan "Dengan Semangat Proklamasi 17 Agustus 1945, Kita Tingkatkan Kesadaran Hidup Dalam Ke-Bhinneka-an Untuk Memperkokoh Persatuan Negara Kesatuan Republik Indonesia, Kita Sukseskan Kepemimpinan Indonesia dalam Forum ASEAN untuk Kekokohan Solidaritas ASEAN".

Sementara menyinggung keketuaan Indonesia di ASEAN, Dubes Rusdi meminta masyarakat untuk ikut menyukseskannya terutama menyongsong pelaksanaan KTT ke-19 ASEAN dan KTT terkait lainnya yang akan diselenggarakan di Bali pada bulan November mendatang.

Dubes Rusdi yang adalah diplomat karir di Kemlu menyampaikan rasa terima kasih dan penghargaan kepada seluruh warga masyarakat Indonesia di Yunani yang tergabung dalam Ikatan Kerukunan Keluarga Indonesia di Yunani (IKKIY), yang dukungan berbagai kegiatan yang dilakukan KBRI seperti promosi budaya, wisata dan kegiatan lainnya.

Mengingat maraknya aksi mogok kerja dilanjutkan dengan kegiatan aksi unjuk rasa di Athena, Dubes RI, menghimbau kepada warga Indonesia lebih berhati-hati, tidak ikut serta dalam berunjuk rasa, senantiasa melakukan kontak dengan sesama warga Indonesia dan KBRI.

Di akhir amanatnya, Dubes menyampaikan penghargaan atas semangat sebagian warga Indonesia yang pada September 2011 nanti akan mulai melanjutkan pendidikan melalui Unit Program Belajar Jarak Jauh Universitas Terbuka atas kerjasama UT dengan KBRI Athena.

Dubes meminta agar para calon mahasiswa dapat menuntut ilmu dengan sebaik-baiknya sebagai bekal dikemudian hari apabila kembali kepada keluarga di tanah air kita tercinta.

Banyaknya peserta upacara yang hadir walaupun peringatan jatuh pada hari kerja, menunjukkan bahwa nasionalisme para warga yang sebagian besar telah lama tinggal di Yunani masih kuat.

Sebagian besar para PLRT diberi ijin untuk menghadiri upacara bendera setelah menunjukkan surat pemberitahuan yang sengaja dikeluarkan oleh KBRI agar mereka dapat mengikuti upacara ini.

Pada akhir upacara seluruh peserta bersilaturahmi di dalam Wisma Duta untuk menerima bingkisan dan menyaksikan acara pemberian penghargaan dan hadiah diselingi dengan lagu-lagu perjuangan dan daerah, sehingga terkenang serasa di tanah air.

Setelah pembagian hadiah untuk peserta upacara berbusana terbaik, KBRI juga memberikan penghargaan kepada warga masyarakat yang dinilai menjadi teladan dengan kriteria penilaian yang mencakup moralitas, loyalitas, legalitas, kepribadian, kerja sama, partisipasi aktif, kepedulian pada masyarakat, kreativitas, komitmen, kesopanan, keramahan dan kerapihan.

Terpilih sebagai masyarakat teladan Ronny Christanto yang bekerja selama 10 tahun di Athena dan Siti Sampin dengan masa kerja lebih dari 10 tahun. Penghargaan ini merupakan yang kedua kalinya bertujuan memicu semangat warga Indonesia di Yunani menjadi contoh dan teladan di komunitas setempat serta memberikan yang terbaik bagi bangsa Indonesia.

Peserta upacara menerima bingkisan untuk berbuka puasa yang diisi dengan kurma, minuman dan aneka jajanan pasar untuk dibawa pulang, melengkapi kegembiraan warga masyarakat Indonesia di Yunani dalam memperingati hari kemerdekaan RI tercinta. (ZG/K004)

Editor: Kunto Wibisono
Copyright © ANTARA 2011