Jakarta (ANTARA News) - Yayasan Kelola (Indonesia) bekerja sama dengan Theatre Embassy (Belanda) mengadakan program Teater Untuk Pemberdayaan yang akan menggelar pertunjukan teater "Bunga di Comberan" terkait hak-hak pekerja rumah tangga.

Program "Teater Untuk Pemberdayaan" berupaya mengangkat masalah sosial yang aktual di Indonesia.

Karenanya, pertunjukkan program Teater Untuk Pemberdayaan mencerminkan kondisi kehidupan saat ini dan berfungsi sebagai dialog yang mengupas permasalahan dan menyadarkan masyarakat yang berpotensi menjadi agen perubahan dalam permasalahan sosial.

Selain itu, program Teater Untuk Pemberdayaan bekerja di tataran akar rumput dan menggunakan bahasa dan simbol yang dekat, relevan, dan akrab.

Direktur Kelola Amna S Kusumo mengungkapkan tema yang diangkat adalah hak-hak PRT dengan harapan agar dapat membangun kesadaran masyarakat untuk memberikan hak yang sama kepada PRT sebagaimana buruh lainnya.

Dari 40 proposal yang diajukan, Tya Setyawati (Sutradara Teater Sakata - Padangpanjang) dengan karyanya yang berjudul "Bunga di Comberan" terpilih sebagai peraih hibah Teater Untuk Pemberdayaan 2011.

Tya menerima dukungan untuk memproduksi sebuah tur pementasan di tiga kota.

Pagelaran pertama "Bunga di Comberan" akan dilakukan di Teater Kecil Taman Ismail Marzuki Jakarta, 6-7 Oktober 2011, dilanjutkan di dua kota lainnya yaitu Gedung Societet (TBY) Yogyakarta, 10 Oktober, dan Sunan Ambu (STSI) Bandung, 13 Oktober.

"Bunga di Comberan" yang gratis dan terbuka untuk umum itu bercerita tentang nasib tiga pekerja rumah tangga dari zaman kolonial hingga masa kini yang dinilai selalu bernasib sama yaitu terabaikan dan kerap menjadi komoditas politik.
(T.M040)

Editor: Desy Saputra
Copyright © ANTARA 2011