Dengan metaverse, Gernas BBI Sumbar hadirkan virtual expo pertama kali

Dengan metaverse, Gernas BBI Sumbar hadirkan virtual expo pertama kali

Direktur Strategic Protofolio PT. Telkom (Persero) Budi Setyawan Wijaya saat ditemui pada acara Gernas BBI Sumatera Barat di Pelataran Jam Gadang Bukittinggi, Sumatera Barat, Selasa (12/4/2022). ANTARA/Kuntum Riswan/aa.

Telkom juga sangat komitmen untuk mendayagunakan enginer Indonesia yang sangat berbakat
Bukittinggi (ANTARA) - Gelaran Gerakan Nasional Bangga Buatan Indonesia (Gernas BBI) Sumatera Barat menghadirkan virtual expo untuk pertama kalinya sejak diluncurkan pada Mei 2020.

“Virtual expo ini diinisiasi oleh Pak Menko Marves agar bagaimana kita membawa UMKM kita ke pameran selama pandemi secara aman sehingga lewat media virtual,” kata Direktur Strategic Protofolio PT Telkom (Persero) Budi Setyawan Wijaya saat ditemui pada acara Gernas BBI Sumatera Barat di Pelataran Jam Gadang Bukittinggi, Sumatera Barat, Selasa.

Budi menuturkan virtual expo di Gernas BBI sebenarnya sudah terlebih dahulu digunakan pada gelaran Gernas BBI Flobamora Nusa Tenggara Timur. Namun virtual expo dengan fitur lengkap baru diluncurkan pada Gernas BBI Sumatera Barat.

“Sudah ada empat provinsi sebelumnya yang sudah memakai virtual expo cuma sekarang ini lebih canggih karena kita memakai teknolog metaverse,” ujarnya.

Dengan fitur yang lengkap, virtual expo kali ini memungkinkan pembeli untuk berinteraksi dengan penjual persis seperti di dunia nyata. Selain itu, pembeli juga bisa langsung berbelanja secara online karena terkoneksi dengan platform e-commerce.

Budi memastikan jaringan ke virtual expo lancar karena didukung oleh Telkom. Bandwith yang digunakan tidak besar sehingga menghadirkan pengalaman berbelanja layaknya berbelanja di platform e-commerce Indonesia.

Lebih lanjut ia menyampaikan ke depannya setiap Gernas BBI akan memiliki virtual expo tersendiri dengan ciri khas masing-masing sesuai dengan kearifan lokal. Namun virtual expo di masing-masing daerah masih akan tetap tersedia dan bisa diakses kapan pun dan dimana pun.

“Nanti masing-masing provinsi punya virtual expo sendiri di mana virtual expo dapat diakses oleh pengunjung meski pameran itu telah berakhir dan akan disimpan di platform online,” jelas dia.

Pembuatan virtual expo itu pun mengandalkan kemampuan anak bangsa mulai dari tim untuk costumer experince, UX, hingga programmer yang mempunyai spesifikasi di e-commerce.

“Telkom juga sangat komitmen untuk mendayagunakan enginer Indonesia yang sangat berbakat. Terbukti saat ini kita bisa membuat virtual expo yang seperti metaverse yang cukup bagus,” kata dia.

Baca juga: Wapres: Jam Gadang inspirasi hasilkan produk unggulan di pasar global
Baca juga: Gernas BBI Sumbar, OJK pertegas komitmen dukung UMKM
Baca juga: Kemenperin pacu IKM tembus pasar ekspor lewat Gernas BBI


Pewarta: Kuntum Khaira Riswan
Editor: Kelik Dewanto
COPYRIGHT © ANTARA 2022

Komentar menjadi tanggung jawab anda sesuai UU ITE

Komentar