Jambi (ANTARA) -
Pemerintah Provinsi Jambi menggelar Festival Batanghari yang dipusatkan di kawasan Tanggo Rajo tepian Sungai Batanghari sebagai bagian dari upaya mengembalikan keasrian Sungai Batanghari sebagai sungai terpanjang di Sumatera.
 
Gubernur Jambi, Al Haris, Jumat (23/9) mengatakan, sebagai kegiatan tahunan Provinsi Jambi, Festival Batanghari yang digelar mulai Kamis malam (21/9) hingga Minggu (25/9) ini bukan saja untuk mempromosikan wisata daerah Jambi namun juga untuk meningkatkan perekonomian masyarakat.
 
" Yang paling utama Festival Batanghari ini menjadi upaya pemerintah untuk mengembalikan keasrian Sungai Batanghari," katanya.

Baca juga: Ribuan emak-emak ikuti Festival Tudung Lingkup di Jambi
 
Sebagai sungai kebanggaan masyarakat Jambi, kondisi Sungai Batanghari hari ini menjadi tantangan. Air yang keruh dan banyak sampah membuat air sungai ini jadi tidak bisa lagi langsung dikonsumsi masyarakat seperti 20 tahun silam.
 
"Dari event inilah kami ingin membangun kembali kesadaran masyarakat untuk menjaga Sungai Batanghari," katanya menambahkan.

Baca juga: Susur Sungai Batanghari meriahkan Festival Candi Muaro Jambi
 
Dia berharap, anak muda Jambi dapat menjadi penerus untuk menjaga Sungai Batanghari yang selama ini sudah banyak memberikan kehidupan bagi masyarakat setempat.
 
"Jangan buang sampah ke sungai lagi karena itu membuat potensi sungai ini tercemar," katanya menerangkan.

Baca juga: Batanghari Festival diluncurkan untuk dongkrak wisata Jambi
 
Festival Batanghari dikemas dengan beragam aktivitas yang melibatkan berbagai pihak, komunitas dan masyarakat langsung. Mulai dari parade tengkuluk, kuliner Bubur Ayak, pameran produk UMKM, fashion street, talkshow wisata, parade perahu, pameran objek wisata dan lainnya.
 
"Pemerintah berharap dari event ini melahirkan banyak karya-karya anak muda yang bisa memengaruhi daripada pembangunan karakter anak muda," katanya.

Baca juga: Festival Batanghari upaya promosikan wisata Jambi

Pewarta: Tuyani
Editor: Tunggul Susilo
Copyright © ANTARA 2022