pernah lihat scene di negara lain, tapi Indonesia yang paling beragam
Jakarta (ANTARA) - Grup musik White Shoes and The Couples Company (WSATCC) merayakan 20 tahun bermusik di ajang Synchronize 2022, Kemayoran, Jakarta, Jumat malam.

"Malam ini, tertera kita merayakan 20 tahun White Shoes, biasanya kita tidak merayakan ulang tahun tapi ini acara spesial," ujar vokalis WSATCC, Sari.

Penampilan WSATCC yang atraktif selalu mencuri perhatian penonton. Sari berlenggak-lenggok membawakan beberapa lagu pembuka.

"Sehat semua ya, jaga kesehatan karena itu harta yang paling berharga buat kita semua," kata Sari.

Baca juga: Agnez Mo hingga reuni Dara Puspita siap ramaikan Synchronize Fest 2022

WSATCC tidak tampil sendirian, mereka juga berkolaborasi dengan musisi luar negeri Gabriel Laufer saat membawakan "Masa Remadja".

Selain itu, Sari juga memanggil anak dari Aprilia Apsari (keyboard) dan Ricky Virgana (bass) yang bernama Satria Virgana untuk membantu memainkan gitar pada lagu "Kisah Dari Selatan Jakarta".

"Kalian harus support musisi muda berbakat, karena musik Indonesia itu lebih semarak. Karena kita udah pernah lihat scene di negara lain tapi Indonesia yang paling beragam, jadi kalian harus berbangga," ujar Sari.

Selama kurang lebih satu jam, WSATCC menghibur penonton Synchronize 2022. "Roman Ketiga", "Irama Cinta" hingga lagu daerah "Lembe Lembe" dilantunkan.

Khusus "Lembe Lembe", WSATCC menggunakan beberapa alat musik tradisional, salah satunya adalah gendang. Sari pun sempat bergoyang jaipong sebelum melantunkan lagu pamungkasnya, "Senandung Maaf".

Lagu tersebut menjadi penutup perayaan 20 tahun WSATCC di panggung Synchronize 2022.

Baca juga: WSATCC bikin film pertunjukan musik berjudul "2020"

Baca juga: WSATCC bahas asal-usul nama hingga lagu baru di Mola Chill Festival

Baca juga: White Shoes & The Couples Company rilis piringan hitam "Irama Cita"

 

Pewarta: Maria Cicilia Galuh Prayudhia
Editor: Alviansyah Pasaribu
Copyright © ANTARA 2022