Jakarta (ANTARA) - Pasar ponsel jika dilihat dari pengiriman diprediksi turun pada tahun 2023, atau terendah dalam dekade terakhir, melanjutkan tren tahun lalu.

Firma riset industri Gartner, disiarkan Reuters, Selasa, mengatakan pengiriman ponsel pintar diperkirakan turun 4 persen menjadi 1,34 miliar unit pada tahun ini. Angka itu turun dari 1,40 miliar unit pada 2022.

Pada 2021, total pengiriman ponsel pintar sebanyak 1,43 miliar unit.

Direktur Riset Gartner Ranjit Atwal mengatakan penurunan pengiriman ponsel disebabkan orang-orang yang bekerja dari rumah selama pandemi tidak merasa perlu mengganti ponsel.

"Konsumen mempertahankan ponsel mereka lebih lama dari yang diperkirakan, mulai dari enam sampai sembilan bulan," kata Atwal.

Sementara itu, pengiriman komputer diperkirakan turun 6,8 persen pada 2023. Tahun lalu, pengiriman komputer turun 16 persen.

Permintaan terhadap ponsel dan komputer sempat naik pada awal pandemi, tetapi berangsur turun pada pertengahan 2022.

Penurunan pasar ponsel juga disebabkan oleh penyesuaian suku bunga dan biaya hidup yang naik.

Baca juga: Infinix incar posisi tiga besar merek ponsel di Indonesia

Baca juga: Cara OPPO naikkan pangsa pasar perangkat 5G di Indonesia

Baca juga: vivo X80 series resmi rilis di Tanah Air isi pasar ponsel kelas atas

Penerjemah: Natisha Andarningtyas
Editor: Satyagraha
Copyright © ANTARA 2023