Jakarta (ANTARA) - Kelompok musik Armada merilis single terbaru mereka berjudul "Memori" yang hadir untuk merajut setiap serpihan kenangan indah dalam kehidupan.

Single band asal Palembang yang beranggotakan Rizal (vokal), Mai (gitar), dan Andit (drums) ini memiliki makna nostalgia yang mengingatkan kembali setiap orang tentang apa yang selama ini sudah dilewati bersama orang-orang terdekat.

Baca juga: Armada siap entak Hong Kong lewat konser tunggal "Memori"

"Lagu ini juga bisa berarti cara mengungkapkan rasa rindu kepada orang yang sudah lama tak bisa ditemui. Bisa pula tentang jalinan kasih asmara sepasang kekasih, hubungan kekeluargaan, dan persahabatan," kata gitaris Armada, Mai, di Jakarta, Kamis.

Menurut Mai, universalitas tema di single "Memori" adalah hal yang lazim diterapkan Armada ketika berkarya. Armada, kata Mai, sangat jarang membuat lagu dengan satu segmen khusus. Karena itu, single "Memori" kali ini berupaya menyentuh kisah nostalgia semua kalangan.

"Karena temanya universal, mudah-mudahan lagu ini bisa jadi hiburan buat teman-teman saat mengingat masa lalu," katanya.

Sementara itu penggebuk drum Armada, Andit, mengatakan bahwa dirinya memaknai "Memori" sebagai setiap fase yang telah terlewati dan tidak akan pernah terlupakan sepanjang hidup.

Baca juga: Kesamaan visi-misi jadi resep Armada bertahan selama 15 tahun

"Kita selalu punya kepingan kenangan dengan semua orang terdekat atau orang yang kita sayangi tetapi mungkin sudah tiada. Mungkin bila suatu waktu teringat akan selalu menghadirkan kenangan indah," katanya.

Sementara vokalis Armada, Rizal, memaknai "Memori" sebagai cara untuk mengingat setiap hal yang memiliki kebaikan dan melupakan segala keburukan masa lalu.

"Kenangan itu bisa berupa hal yang baik, bisa pula keburukan. Gue lebih memilih menyimpan kenangan yang baik dan melupakan yang buruk," jelasnya.

Awalnya, single "Memori" akan dimasukkan sebagai bagian dari album "Kita Bersaudara" yang dirilis pada 2021 silam. Tetapi dengan berbagai pertimbangan, Rizal dkk. menunda perilisannya hingga 10 Februari 2023.

Mai sebagai penulis lagu "Memori" mengaku mendapatkan inspirasi dari berbagai hal, termasuk perjalanan karier Armada selama 15 tahun mengarungi industri hiburan Tanah Air. Proses kreatifnya pun terbilang cepat yakni hanya satu hari untuk menghasilkan versi demo.

"Bagian reff lagu ini sudah lama ada, sewaktu kami tengah syuting klip 'Demi Tuhan Aku Ikhlas' bersama Ifan Seventeen. Setelah versi demonya jadi dalam sehari, Rizal dan Andit lalu memberi ide untuk aransemennya," tutupnya.

Hingga kini, Armada yang terbentuk sejak 2008 telah menorehkan 29 single di antaranya "Gagal Bercinta", "Pemilik Hati", "Mau Dibawa Ke Mana", "Pergi Paling Pulang Pagi", dan "Awas Jatuh Cinta" serta tujuh album penuh.


Baca juga: Armada rilis "Aku Di Matamu" dalam bahasa Korea

Baca juga: Sempat tertunda, Armada akhirnya rilis album baru "Kita Bersaudara"

Baca juga: Armada akan gelar konser "15 Tahun Berkarya" di 15 kota mulai Oktober

Pewarta: Ahmad Faishal Adnan
Editor: Ida Nurcahyani
Copyright © ANTARA 2023