Bandung (ANTARA) -
Provinsi Jawa Barat, segera memiliki sebuah kawasan manufaktur dan riset dalam negeri atau Smart Valley, yakni Sadang Manufacturing, Research & Technology (Sadang Smart Valley), seluas 7,4 hektare yang berada di daerah Cirangkong, Kawasan Industri Kabupaten Purwakarta.
 
Hal tersebut diwujudkan dengan dilakukannya peletakan batu pertama pembangunan kawasan Sadang Manufacturing, Research & Technology, di Kabupaten Purwakarta, beberapa waktu lalu oleh Delameta Bilano dan dihadiri oleh Sekda Jawa Barat Setiawan Wangsaatmaja.
 
"Delameta Bilano kembali menunjukkan komitmen untuk membangun industri teknologi canggih dalam negeri berbasis riset dengan melakukan ground breaking pembangunan kawasan Sadang Smart Valley) di Cirangkong, Kawasan Industri Kabupaten Purwakarta, Jawa Barat, pada Kamis, 16 Februari 2023 lalu," kata Direktur Delameta T, Bayu Wicaksono, dalam keterangan tertulisnya, Selasa.
 
Delameta Bilano adalah perusahaan swasta nasional yang bergerak dalam usaha Rekayasa Industri dan Engineering dibidang Micro Control System, Komunika, Elektronika dan Perdagangan.
 
Bayu menuturkan Sadang Smart Valley merupakan kawasan manufaktur dan riset dalam negeri terintegrasi.
 
Pihaknya berterima kasih kepada semua pihak terutama Pemprov Jawa Barat, Kabupten Purwakarta, Kementerian Perindustrian, para tokoh masyarakat atas dukungan yang diberikan.
 
Selain itu, pihaknya juga berharap Sadang Smart Valley bisa meningkatkan pengembangan serta inovasi produk teknologi secara lebih cepat serta membuka lapangan kerja di provinsi Jawa Barat pada khususnya dan Indonesia pada umumnya,
 
"Kami berharap Sadang Smart Valley ini dapat beroperasi 6 hingga 7 bulan dari sekarang," ujar Bayu.
 
Delameta pada tahun ini juga memperoleh penghargaan perusahaan inovasi teknologi nasional terbaik 2022 oleh Kementerian PUPR dan Kadin Indonesia yang merupakan penghargaan kedua secara berturut-turut sejak diadakan tahun 2019.

 

Pewarta: Ajat Sudrajat
Editor: Nurul Aulia Badar
Copyright © ANTARA 2023