Jakarta (ANTARA) - Asosiasi Asuransi Umum Indonesia (AAUI) melaporkan pembayaran klaim industri asuransi umum mencapai Rp41,78 triliun hingga kuartal IV tahun 2022.

Wakil Ketua AAUI untuk Bidang Statistik & Riset Trinita Situmeang dalam konferensi pers di Gedung Permata Kuningan, Jakarta, Selasa, menjelaskan pembayaran klaim tersebut tumbuh 11,06 persen year on year (yoy) dari sebelumnya sebesar Rp30,68 triliun pada periode sama tahun 2021.

Berdasarkan lini usaha, pihaknya menjelaskan lima lini usaha yang berkontribusi tertinggi terhadap pembayaran klaim asuransi umum di antaranya lini usaha asuransi kredit, properti, kendaraan bermotor, kesehatan, serta engineering.

Pihaknya menjelaskan lini usaha asuransi kredit menyumbang pembayaran klaim Rp12,61 triliun, lini usaha properti menyumbang pembayaran klaim Rp9,15 triliun, dan lini usaha kendaraan bermotor menyumbang pembayaran klaim Rp6,49 triliun.

Lanjut dia, lini usaha kesehatan menyumbang pembayaran klaim sebesar Rp5,53 triliun, serta lini usaha engineering menyumbang pembayaran klaim Rp1,25 triliun.

Dalam kesempatan ini, pihaknya menjelaskan total liabilitas industri asuransi umum mencapai Rp123,2 triliun pada tahun 2022, sedangkan ekuitas mencapai Rp70,7 triliun.

Adapun, total aset industri asuransi umum mencapai Rp196,8 triliun pada tahun 2022, atau tumbuh 7,7 persen yoy dari sebelumnya Rp182,7 triliun pada tahun 2021.

Sedangkan, total aset industri asuransi secara keseluruhan di Indonesia mencapai Rp1.093,0 triliun pada tahun 2022, atau menurun 31,3 persen yoy dari sebelumnya sebesar Rp1.590,7 triliun pada tahun 2021.

Pihaknya menjelaskan jumlah perusahaan asuransi umum pada tahun 2022 mencapai 72 perusahaan, dari sebelumnya sebanyak 71 perusahaan pada tahun 2021.

Baca juga: AAUI: Restrukturisasi kredit turunkan rasio klaim asuransi kredit
Baca juga: AAUI: Klaim asuransi umum capai Rp27,5 triliun pada triwulan III
Baca juga: Inflasi dan Covid-19 bisa picu peningkatan klaim asuransi dan reasuransi pada 2023

 

Pewarta: Muhammad Heriyanto
Editor: Biqwanto Situmorang
Copyright © ANTARA 2023