Banjarmasin (ANTARA) - Kepala Bagian Hubungan Masyarakat (Kabag Humas) Kesyahbandaran dan Otoritas Pelabuhan (KSOP) Kota Banjarmasin Deni Hendra Mulyadi menyampaikan agar para pemudik jalur laut membeli tiket kapal hanya melalui aplikasi pintar.

“Penjualan tiket hanya melalui daring dan tidak dilayani pembelian secara fisik, kita ingin mempermudah masyarakat,” kata Deni di Banjarmasin, Senin.

Deni menuturkan, hal itu berkaitan dengan terjadinya lonjakan calon penumpang yang menginap di Terminal Penumpang Bandarmasih dalam beberapa hari ini.

Menurutnya, hal tersebut justru membuat suasana terminal kurang begitu kondusif.

“Sebaiknya calon penumpang datang ke pelabuhan sesuai jadwal, kalau datang terlalu awal akan mengakibatkan penumpukan di ruang tunggu terminal,” katanya.

Penumpukan yang terjadi di ruang tunggu Pelabuhan Trisakti sudah terjadi dalam beberapa hari selama arus mudik.

Ia mengungkapkan, para calon penumpang yang menginap berhari-hari dominan berasal dari luar kota.

Deni berharap agar calon penumpang lebih bijak dan tertib menyesuaikan jadwal kedatangan ke Pelabuhan.

Kebijakan dan imbauan tersebut disampaikan untuk menjamin keamanan para pemudik jalur laut yang merupakan tanggung jawab pihaknya sebagai Koordinator Posko Angkutan Laut Lebaran 2023 di Banjarmasin.

Sementara itu, seorang calon penumpang Rian (35) yang hendak mudik ke Surabaya mengaku datang ke pelabuhan lima hari sebelum jadwal keberangkatan kapal.

“Saya sudah lima hari lalu datang dari provinsi seberang, menginap di terminal pelabuhan karena takut ketinggalan kapal, jadi cari aman aja,” ucapnya.


Baca juga: ASDP perkirakan pemesanan tiket kapal feri secara daring meningkat

Baca juga: ASDP wajibkan pemudik Lebaran 2023 membeli tiket secara daring

Pewarta: Tumpal Andani Aritonang
Editor: Nurul Aulia Badar
Copyright © ANTARA 2023