Islamabad (ANTARA News) - Presiden Pakistan Asif Ali Zardari diperkirakan akan mengunjungi India untuk menyaksikan pertandingan kriket Pakistan-India sebagai bagian dari diplomasi kriket untuk meningkatkan hubungan antara kedua tetangga itu, pada 3 Januari.

Menurut laporan media, seperti yang dikutip oleh IRNA, Presiden akan melihat pertandingan di Kolkata bersama dengan timpalannya dari India Presiden Parnab Mukherjee. Perdana Menteri India Manmohan Singh juga akan menyaksikan pertandingan itu.

Kedua negara yang bersenjatakan nuklir tersebut terlibat sengketa perbatasan di Kashmir. Personel militer India dan Pakistan terlibat baku-tembak di Garis Pemantauan (LoC) di Kashmir yang dikuasai India, kata beberapa pejabat, Desember lalu.

Pelanggaran gencatan senjata itu terjadi pada Sabtu malam (8/12) di sepanjang LoC di Sektor Krishna Ghati, sekitar 180 kilometer di sebelah Kota Srinagar, Ibu Kota musim panas Kashmir-India.

"Tentara Pakistan semalam melancarkan penembakan tanpa provokasi ke pos kami," kata S.N. Acharaya, Juru Bicara Angkatan Darat India yang berpusat di Jammu. Ditambahkannya, militer India melepaskan tembakan balasan.

"Kami juga menembak sebagai pembalasan guna membungkam senjata tentara Pakistan," kata Acharaya, seperti yang dilaporkan oleh Xinhua.

Tak ada laporan mengenai korban jiwa atau kerusakan harta dalam baku-tembakan tersebut, yang berlangsung selama lebih dari empat jam.

LoC adalah perbatasan de fakto yang memisahkan Kashmir menjadi wilayah yang dikuasai India dan Pakistan.

New Delhi dan Islamabad pada 2003 menyepakati gencatan senjata di sepanjang Perbatasan Internasional dan LoC di Kashmir. Kendati sebagian pelanggaran telah dilaporkan di kedua pihak, gencatan senjata tersebut tetap berlaku.

(H-AK)

Editor: Heppy Ratna Sari
Copyright © ANTARA 2013