Mendengar teriakan anak, korban sontak berlari untuk memberikan pertolongan terhadap anak yang terseret ombak, namun setelah berenang sejauh 50 meter, korban tidak sadarkan diri di perairan.
Praya, Lombok Tengah (ANTARA) - Anggota Polsek Kawasan Mandalika, Polres Lombok Tengah, Nusa Tenggara Barat bersama warga mengevakuasi jenazah seorang sopir Nurudin (60) yang tenggelam saat hendak menolong anak yang terseret ombak saat mandi di Pantai Senek, KEK Mandalika.

"Korban berasal dari Desa Bonjeruk, Kecamatan Jonggat, Kabupaten Lombok Tengah," kata Kapolsek Kawasan Mandalika, Iptu Kadek Suhendra di Praya, Sabtu.

Peristiwa yang menyebabkan korban meninggal dunia tersebut terjadi pada Sabtu, saat rombongan berkumpul di sekolah SDN Dusun Bengkel dan korban menggunakan mobil berangkat bersama menuju lokasi wisata Pantai Senek, Desa Kuta untuk melaksanakan acara perpisahan sekolah.

Setelah tiba di lokasi,  rombongan anak sekolah pergi bermain di Pantai, namun sekitar 30 menit terdengar suara anak yang berteriak meminta tolong karena terseret arus ombak saat bermain di pantai.
 
Mendengar teriakkan anak tersebut, korban sontak berlari untuk memberikan pertolongan terhadap anak yang terseret ombak tersebut. Setelah berenang sejauh 50 meter, korban tidak sadarkan diri di perairan.

"Kemudian setelah melakukan pertolongan terhadap anak yang terseret ombak tersebut, saksi bersama warga yang berada di sekitar lokasi kejadian melakukan pertolongan terhadap korban selanjutnya dievakuasi ke Puskesmas Kuta," katanya.

Setelah dilakukan pemeriksaan terhadap korban oleh petugas medis, korban dinyatakan telah meninggal dunia. Jenazah korban dibawa pihak keluarga didampingi Kepala Desa Bonjeruk dengan menggunakan ambulan desa menuju ke rumah duka.

"Jasad korban telah dievakuasi ke rumah duka untuk dimakamkan," katanya.

Dengan adanya peristiwa tersebut, pihaknya juga mengimbau kepada masyarakat untuk waspada dan meningkatkan pengawasan terhadap anaknya saat berlibur di tempat wisata.

"Warga kita imbau tetap waspada saat pergi liburan, sehingga tidak terjadi hal yang tidak diinginkan," katanya.
Baca juga: Ribuan wisatawan ikut berburu di puncak Festival Bau Nyale Mandalika
Baca juga: Warga berburu cacing laut di Pantai Seger Mandalika
Baca juga: Objek Wisata di Mandalika ramai saat Lebaran Topat 2023

Pewarta: Akhyar Rosidi
Editor: Muhammad Yusuf
Copyright © ANTARA 2023