Kuala Lumpur, Malaysia (ANTARA/PRNewswire)- KL Wellness City (KLWC), proyek kota mandiri pertama yang dirancang khusus dengan konsep kesehatan dan wellness terpadu di Asia Tenggara, resmi dilansir hari ini dalam sebuah acara peresmian yang dipimpin Menteri Kesehatan Malaysia, YB Dr Zaliha Mustafa di KL Wellness City Gallery, Bukit Jalil.

"KLWC dirancang khusus dengan visi 360 derajat sebagai sentra wellness yang berpusat pada kota mandiri. Maka, KLWC meliputi seluruh aspek layanan medis, kesehatan, wellness, kebugaran, serta bisnis, dilengkapi fasilitas residensial, ritel, dan komersial," ujar Managing Director, KL Wellness City, Dato' Dr. Colin Lee.

Dengan gross development value (GDV) senilai RM11 miliar dan luas lahan lebih dari 26,49 hektar, proyek ini memiliki ekosistem yang mencakup fasilitas medis kelas dunia dan gaya hidup wellness— The Nobel Healthcare Park, KL International Hospital (KLIH), laboratorium inovasi, fasilitas litbang klinis, menara perkantoran, retirement resort, Healthcare Hub, serviced apartment dengan layanan wellness, Taman Utama, dan lain-lain. Pada KLWC Fase 1, proses pembangunan KLIH dan The Nobel Healthcare Park tengah berlangsung dengan target operasional pada 2026.

Sebagai pionir di Asia Tenggara, KLWC akan berperan penting memperkuat posisi dan rekam jejak Malaysia sebagai destinasi utama medical travel, serta oase terpadu dan terbaik untuk gaya hidup sehat bagi wisatawan dalam dan luar negeri.

"Rencana induk KLWC melibatkan ribuan fasilitas dan residensial guna mengantisipasi penduduk yang menua dengan fasilitas dan layanan kesehatan bermutu tinggi, seperti layanan kesehatan bagi lansia, retirement resort, serta independent living, dan assisted living," lanjut Dato' Dr. Lee

KLWC menyambut peluang kolaborasi dengan mitra regional dan internasional untuk mengembangkan kota kesehatan dan wellness ini.

Fasilitas unggulan KL International Hospital (KLIH) hadir sebagai rumah sakit pertama di Asia Tenggara yang menawarkan ekosistem holistis dan terintegrasi, termasuk fasilitas wellness dan kebugaran di berbagai bidang pengobatan, serta laboratorium dan fasilitas litbang untuk uji klinik.

Memiliki izin operasional sebagai rumah sakit tingkat ketiga, serta dilengkapi 524 tempat tidur, bahkan dapat ditambah hingga 1.000 tempat tidur, KLIH siap menandingi sejumlah institusi kesehatan ternama seperti Bumrungrad International Hospital di Thailand, dan Mount Elizabeth Novena, Singapura.

Didukung banyak instansi pemerintah di Malaysia, pembangunan KLIH di KLWC akan melibatkan dana investasi awal senilai RM860 juta, menciptakan lebih dari 3.000 kesempatan kerja di industri. Selain KLIH, beberapa lembaga medis lain tengah direncanakan KLWC.

"Komitmen KLWC dalam meningkatkan standar kesehatan dan wellness lewat proyek kota mandiri sejalan dengan pendekatan whole-of-system Kementerian Kesehatan Malaysia. Kami optimis, KLIH akan menarik minat dokter spesialis lintasdisiplin untuk bekerja di satu lokasi sehingga mempercepat layanan medis bagi pasien lokal dan asing sekaligus mengoptimalkan perawatan dan pengalaman pasien.

Kami mendukung upaya KLWC untuk mempertahankan posisi Malaysia sebagai pemimpin di tingkat regional dan global. Kami akan selalu membantu dan mendukung komitmen KLWC serta KLIH," jelas YB Dr Zaliha Mustafa, Menteri Kesehatan Malaysia.

Informasi lebih lanjut tersedia di: http://klwellnesscity.com/

Pewarta: PR Wire
Editor: PR Wire
Copyright © ANTARA 2023