kami mengimbau masyarakat agar berhati-hati dengan penipuan penjualan tiket pertandingan sepak bola antara Timnas Indonesia melawan Argentina
Jakarta (ANTARA) - Polisi mengimbau masyarakat agar waspada terhadap praktik penipuan penjualan tiket atau tiket palsu pertandingan antara Timnas Indonesia melawan Argentina.

"Berangkat dari  kasus penipuan tiket konser Coldplay, kami mengimbau masyarakat agar berhati-hati dengan penipuan penjualan tiket pertandingan sepak bola antara Timnas Indonesia melawan Argentina," ungkap Kapolres Metro Jakarta Barat Kombes Pol. M. Syahduddi saat ditemui pers di Jakarta, Kamis.

Ia mengatakan jangan sampai masyarakat ditipu oknum-oknum pelaku kejahatan yang beraksi melalui penjualan tiket pertandingan palsu.

Ia mengatakan modus penipuan penjualan tiket konser Coldplay yang belakangan marak terjadi juga berpotensi terjadi pada penjualan tiket pertandingan bola antara Indonesia melawan Argentina.

"Ada kemungkinan tiket-tiket palsu dijual melalui platform daring atau media sosial. Masyarakat kemudian tertarik dan membeli tiket tersebut lalu tertipu. Itu kan merugikan," ungkap dia.

Sejauh ini, lanjut dia, belum ada laporan terkait kasus penipuan tiket pertandingan bola Indonesia melawan Argentina ke Polres Metro Jakarta Barat.

"Kami mengimbau masyarakat untuk tidak segan-segan melaporkan kepada pihak kepolisian jika menemukan indikasi penipuan terkait penjualan tiket pertandingan tersebut," tandas Syahduddi.

Sebelumnya, Persatuan Sepak Bola Seluruh Indonesia (PSSI) menjual total 60 ribu tiket resmi Timnas Indonesia melawan Argentina yang dibagi dalam tiga hari penjualan, yakni pada 5-7 Juni 2023. Penjualan tiket pada Senin (5/6) dikhususkan untuk nasabah Bank BRI dan untuk umum pada Selasa (6/6) dan Rabu (7/6).
Baca juga: Erick tegaskan tiket Indonesia vs Argentina lebih murah dari di China
Baca juga: Erick: 20 ribu tiket Indonesia vs Argentina ludes dalam sembilan menit
Baca juga: PSSI undang Presiden dan Menpora saksikan laga Indonesia vs Argentina

Pewarta: Redemptus Elyonai Risky Syukur
Editor: Ganet Dirgantara
Copyright © ANTARA 2023