Jakarta (ANTARA) - Holding Badan Usaha MIlik Negara (BUMN) Industri Pertambangan, MIND ID bersama dengan salah satu anggotanya PT Aneka Tambang Tbk atau Antam mengkolaborasikan Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) multi heliks untuk membantu masyarakat di Pulau Buru, Maluku.

Kolaborasi dilakukan dalam bentuk kegiatan sosial dan kegiatan lingkungan berupa penanaman bibit pohon kenari dan sukun di Desa Dava, Kecamatan Waelata, Pulau Buru, Maluku.

"Kegiatan sosial dan penanaman pohon yang dilakukan oleh MIND ID dan Antam ini menjadi bukti nyata Bakti BUMN untuk masyarakat di Provinsi Maluku," kata Deputi Sumber Daya Manusia, Teknologi, dan Informasi Kementerian BUMN Tedi Bharata yang hadir langsung dalam kegiatan, seperti dikutip dari keterangan resmi di Jakarta, Jumat.

Ia menegaskan, Kementerian BUMN senantiasa mendorong BUMN untuk meningkatkan kinerja bisnis, tanpa melupakan peran sosial di masyarakat.

Kegiatan bakti sosial berlangsung selama empat hari sejak 20-24 Juni 2023, yang bertajuk Katong Melihat Terang. Katong Mata Terang meliputi berbagai kegiatan bakti sosial yang dilakukan di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Namlea, antara lain operasi katarak yang akan dilakukan untuk 443 bola mata.

Kemudian, terdapat 14 warga yang akan dioperasi bibir sumbing, pemeriksaan gigi 63 warga, dan pemeriksaan umum bagi 545 masyarakat. Ada pula pemberian bantuan kesehatan dan pembagian sembako sebanyak 3.000 paket.

Kegiatan bakti sosial ini diinisiasi Ketua Umum Persatuan Purnawirawan TNI AD (PPAD) yang juga merupakan Komisaris Utama MIND ID Doni Monardo. Melalui sinergi multi heliks yang melibatkan PPAD, MIND ID, Antam, Himpunan Bersatu Teguh (HBT), TNI-Polri, dan pemangku kepentingan lainnya, kegiatan di Pulau Buru ini dapat terlaksana dengan baik.

Selain Tedi Bharata, Komisaris Utama MIND ID Doni Monardo turut hadir dalam kegiatan bakti sosial dan penanaman pohon di desa yang berbatasan langsung dengan kawasan Gunung Botak tersebut.

Doni pun menjelaskan, program-program TJSL yang fokus kepada bidang lingkungan telah banyak dijalankan oleh Grup MIND ID.

"Kami berharap kegiatan penanaman pohon ini dapat menjadi langkah awal dari kehadiran negara memberi kontribusi nyata dalam upaya menyelamatkan sumber daya mineral yang ada," ucap Doni.

Adapun terdapat 100 bibit sukun premium, 25 bibit kenari raja, dan 25 kenari biasa yang dibagikan dan ditanam bersama masyarakat di Desa Dava. Ke depan, perlu kolaborasi berbagai pemangku kepentingan untuk membantu kelestarian lingkungan dan kesejahteraan masyarakat di Gunung Botak.

MIND ID dan PPAD telah membuat program pembibitan 1 juta bibit sukun premium dari Maluku, dimana sebagian bibit ini dikirim ke Pulau Buru. Selain sebagai upaya untuk mendukung ketahanan pangan, pohon sukun menjadi salah satu vegetasi untuk mitigasi bencana.

Lokasi pembibitan dibangun di Kota Ambon bersama dengan Yayasan Andarinyo Go Earth (AGE). Sebanyak 100 ribu bibit sukun ini juga akan dikirim ke Ibu Kota Negara (IKN).

Beberapa pejabat yang ikut bergabung dalam kunjungan ke Pulau Buru yakni Gubernur Maluku, pejabat dari Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM), Kodam XVI/Pattimura, Polda Maluku, Kejaksaan Tinggi Malaku, Direksi MIND ID, serta Direksi Antam.

Pewarta: Agatha Olivia Victoria
Editor: Adi Lazuardi
Copyright © ANTARA 2023