Surabaya (ANTARA) - DPD Partai Golkar Kota Surabaya, Jawa Timur menyiapkan sejumlah bakal calon legislatif (caleg) cadangan untuk mengganti bakal caleg yang sudah terdaftar di Komisi Pemilihan Umum (KPU) namun tidak pernah turun menyenangkan hati masyarakat jelang Pemilu 2024.

"Jika ada bakal caleg yang tidak bergerak, maka pemain cadangan akan kami masukkan," kata Ketua DPD Partai Golkar Surabaya Arif Fathoni di Surabaya, Minggu.

Menurut dia, 50 bakal caleg Partai Golkar Surabaya merupakan hasil finalisasi dari ratusan kader dan pengurus yang berniat mencalonkan menjadi caleg DPRD Surabaya dari Partai Golkar.

Tim Seleksi (Timsel) Pencalegan DPD Partai Golkar Surabaya, lanjut dia, telah bekerja secara serius untuk melakukan seleksi sesuai dengan kebutuhan pemenangan dan juga militansi pengurus dalam melakukan tugas-tugas politik sosial di tengah masyarakat.

Untuk itu, kata dia, Desk Pemilu yang terdiri dari unsur Badan Pemenangan Pemilu dan Badan Saksi akan terus melakukan pemantauan terhadap kinerja caleg dalam menyenangkan hati masyarakat, baik melalui pertemuan langsung maupun media pengenalan yang lain.

Ia mengatakan, jika ada caleg yang sudah didaftarkan ke KPU Surabaya, namun tidak pernah turun untuk menyenangkan hati masyarakat, maka sesuai dengan PKPU Partai bisa melakukan pergantian dengan pemain cadangan yang sudah disiapkan di masing-masing daerah pemilihan (dapil).

"Partai Golkar Surabaya serius dalam menetapkan target dalam Pemilu 2024, sebagaimana kami optimistis Ketum Partai Golkar Airlangga Hartarto akan memenangkan di Pilpres (Pemilihan Presiden) 2024," kata Toni panggilan akrabnya.

Untuk itu, kata dia, monitoring dan evaluasi kinerja bakal caleg dalam menyenangkan hati masyarakat akan menjadi hal yang sangat penting dalam keputusan Partai.

"Kami ingin menambah kursi yang cukup, agar kerja kami dalam melayani masyarakat Surabaya melalui DPRD Surabaya bisa semakin dimudahkan," ucapnya

Saat ini, sebagian besar Caleg Partai Golkar DPRD Surabaya sudah rajin turun menyapa masyarakat, namun Toni terus menugaskan desk pemilu untuk terus melakukan monitoring terhadap semua kinerja bakal caleg.

"Kalau caleg tidak turun maka tidak bisa menyenangkan hati masyarakat, kalau tidak bisa menyenangkan maka tidak mungkin bisa memenangkan hati masyarakat. Senangkan hatinya, menangkan hatinya, rebut suaranya," kata Toni.
Baca juga: Golkar kumpulkan pengurus se-Jatim bahas strategi Pemilu 2024
Baca juga: Golkar Surabaya: Hasil survei urutan ketiga di Jatim buah kerja keras
Baca juga: Partai Golkar Jatim: Santri jadi penopang pembangunan Indonesia

Pewarta: Abdul Hakim
Editor: Guido Merung
Copyright © ANTARA 2023