Jakarta (ANTARA News) - Ketua Dewan Pertimbangan Partai Hanura Hary Tanoesoedibjo menegaskan kunjungannya ke kediaman mantan Ketua Umum Partai Demokrat Anas Urbaningrum bukan untuk mengajaknya bergabung ke Ormas Persatuan Orang Indonesia (Perindo) atau Partai Hanura.

"Saya mendatangi Mas Anas yang sedang terkena musibah hanya sebagai sahabat. Saya memberikan dukungan moral, agar Mas Anas tetap tegar. Hanya sebatas itu saja," kata Hary Tanoe ketika melakukan silaturrahim dengan anggota Fraksi Partai Hanura DPR RI, di Gedung MPR/DPR DPD RI, Jakarta, Kamis.

Hary Tanoe bersama Ketua Umum Partai Hanura Wiranto berkunjung ke Fraksi Partai Hanura DPR RI untuk melakukan silaturrahim dengan anggota fraksi.

Mantan Ketua Dewan Pertimbangan Partai NasDem tersebut menegaskan, kunjungannya ke kediaman Anas bukan untuk melakukan lobi agar Anas Urbaningrum yang telah mundur dari jabatan Ketua Umum Partai Demokrat ke Ormas Perindo atau Partai Hanura.

Ketika ditanya soal beredarnya informasi bahwa Anas Urabingrum bergabung ke Ormas Perindo yang dipimpinmya, Hary Tanoe membantah.

"Tidak benar. Itu hanya rumor," katanya.

Menurut dia, untuk menjadi anggota Perindo itu sukarela, tidak bisa diminta dan dipaksa," kata Hary.

Ia menegaskan, tidak pernah mengajak Anas bergabung ke Perindo.

Pertemuannya dengan Anas Urbaningrum pada Sabtu (23/2), menurut dia, adalah murni kunjungan seorang teman untuk memberikan dukungan moral kepada temannya yang sedang mendapat musibah.

"Kalau ada teman yang terkena musibah, ya kita beri dukungan moral," katanya.

Anas Urbaningrum mendapat kunjungan dari sejumlah tokoh dan pejabat publik, setelah ditetapkan KPK sebagai tersangka pada kasus dugaan korupsi proyek pembangunan pusat olahraga di Hambalang, Bogor, Jawa Barat.
(R024/M019)

Editor: Desy Saputra
Copyright © ANTARA 2013