Jakarta (ANTARA News) - Pemerintah akan melelang sukuk negara atau surat berharga syariah negara (SBSN) dengan target indikatif Rp1,5 triliun untuk memenuhi sebagian dari target pembiayaan APBN 2013 pada Selasa (19/3).

Berdasarkan keterangan pers tertulis Direktorat Jenderal Pengelolaan Utang Kementerian Keuangan yang diterima di Jakarta, Rabu, terdapat empat seri sukuk negara yang akan dilelang.

Empat seri sukuk negara itu terdiri atas sukuk negara berbasis proyek/kegiatan dalam APBN 2013 yaitu seri PBS001, PBS002, PBS003, dan PBS004 yang merupakan penjualan kembali.

Seri PBS001 akan jatuh tempo pada 15 Februari 2018 dengan imbalan 4,45 persen. Seri PBS002 akan jatuh tempo 15 Januari 2022 dengan imbalan 5,45 persen. Seri PBS003 akan jatuh tempo 15 Januari 2027 dengan imbalan 6,00 persen. PBS004 akan jatuh tempo 15 Februari 2037 dengan imbalan 6,10 persen.

Lelang SBSN tersebut akan dilaksanakan menggunakan sistem pelelangan yang diselenggarakan oleh Bank Indonesia sebagai Agen Lelang SBSN. Lelang bersifat terbuka menggunakan metode harga beragam.

Pada prinsipnya, semua pihak, investor individu maupun institusi, dapat menyampaikan penawaran pembelian (bids) dalam lelang, namun dalam pelaksanaannya penyampaiannya harus melalui peserta lelang yang telah mendapat persetujuan dari Kementerian Keuangan.
(S034/Z002)

Pewarta: Satyagraha
Editor: Ruslan Burhani
Copyright © ANTARA 2013