Jakarta (ANTARA News) - Para ilmuwan medis mencoba menemukan solusi mudah untuk menurunkan berat badan, terutama untuk para penderita obesitas, melalui microchip.

Baru-baru ini para ilmuwan dari Inggris mengembangkan microchip yang dapat ditanamkan pada saraf untuk mengekang nafsu makan.

"Ini adalah sebuah microchip sangat kecil dan chip ini memiliki kecerdasan yang dapat memodelkan sinyal saraf yang bertanggung jawab untuk mengendalikan nafsu makan," kata profesor di Imperial College London dan salah satu penemu chip, Chris Toumazou, kepada BBC.

Chip dengan lebar banya beberapa milimeter ini akan menempel pada saraf vagus di rongga perut dengan menggunakan elektroda manset.

Saraf vagus bertugas untuk mengendalikan cara berbicara dan menelan, mengurangi detak jantung, dan memonitor proses pencernaan.

Para peneliti mengklaim bahwa chip ini akan menjadi lebih efisien dan lebih murah dibandingkan dengan operasi penurunan berat badan untuk seseorang yang mengalami obesitas.

Tim peneliti sudah telah mengembangkan teknologi serupa yang disebut MIMATE, yang saat ini sedang diuji untuk membantu anak-anak dengan cerebral palsy dan epilepsi.

MIMATE membaca sinyal kimia yang dikirim dari otak menuju organ yang terkena, seperti tangan yang terserang stroke, dan kemudian mengirimkan impuls merangsang organ.

Tujuannya adalah untuk membantu pasien mendapatkan ketangkasan tangan dan koordinasi mata.

Yang membedakan antara MIMATE dan chip penurunan berat badan karena perangkat baru ini tidak mengirim impuls merangsang.

Chip penurunan berat badan hanya akan membaca sinyal-sinyal listrik dan kimia yang diproduksi di saraf terkait dengan nafsu makan.

Ini kemudian terbaca dan mengirimkan sinyal ke otak untuk menekan nafsu makan. kata Toumazou sebagaimana dikutip MedicalDaily. .

(M048)

Pewarta: Maria Rosari Dwi Putri
Editor: Aditia Maruli Radja
Copyright © ANTARA 2013