Jakarta (ANTARA) - PT PGN Tbk, selaku Subholding Gas PT Pertamina (Persero), senantiasa menjaga performa dan keandalan jaringan dan operasi pipa penyaluran gas bumi di Sumatera dan Singapura melalui anak perusahaan PT Transportasi Gas Indonesia (TGI).

"Kami terus monitor TGI agar memainkan peran sebaik-baiknya dalam kepastian pengiriman gas yang aman dan andal kepada seluruh pelanggan," ujar Direktur Strategi dan Pengembangan Bisnis PGN Harry Budi Sidharta dalam keterangannya di Jakarta, Jumat.

Saat ini, TGI memiliki aset ruas pipa transmisi yang termasuk ke dalam objek vital nasional, yaitu ruas Grissik, Sumatera Selatan-Duri, Riau, sepanjang 536 km dan Grissik-Singapura sepanjang 468 km.

Sampai dengan Juni 2023, total volume pengaliran gas TGI sebesar 558 MMSCFD yang terdiri atas volume pipa Grissik-Duri sebesar 284 MMSCFD dan volume pipa Grissik-Singapura sebesar 274 MMSCFD, kata Harry saat kunjungannya bersama investor, analis, dan regulator pasar modal ke TGI di Batam, Kepri, Rabu (23/8/2023).

"Sebagai pemilik dan pengelola jaringan pipa gas lebih dari 1.000 km, TGI selalu fokus pada bisnis utama yakni transportasi gas. Utamanya untuk pasar domestik dan internasional seperti Singapura. SDM kami memiliki kapabilitas dan profesional yang berkelas dunia untuk menjadi bagian dari pondasi yang menopang TGI," tambah President Director TGI Anak Agung Putu Bagus Putra Tinggal.

Baca juga: PGN raih penghargaan BISRA karena berdayakan masyarakat Desa Pagardewa

Komposisi penyaluran gas bumi oleh TGI sebesar 70 persen untuk kebutuhan domestik yang mana penyerapan terbesar adalah untuk lifting migas dan juga PGN dalam memenuhi kebutuhan pelanggannya.

Sedangkan, sisanya sebesar 30 persen adalah penyaluran gas ekspor ke Singapura.

TGI juga ikut berperan dalam penyaluran gas bumi untuk jargas PGN di Kota Jambi, Dumai, Muaro Jambi, dan Siak melalui pipa Grissik-Duri.

Selain itu, pipa Grissik-Singapura turut serta dalam menyalurkan gas untuk jargas di Musi Banyuasin, Kota Batam, dan Tanjung Jabung Barat.

Sampai Juni 2023, TGI mempertahan kinerja HSSE dengan mencatatkan zero LTI dan zero fatality dengan 29,5 juta jam kerja aman.

Menurut Anak Agung, dengan komitmen untuk mendukung pemanfaatan gas bumi, TGI terus menjaga kinerjanya untuk mencapai visi menjadi "Transporter Pilihan" gas alam yang melayani pelanggan di pasar domestik di Sumatera dan Batam, serta pasar ekspor Singapura.

Baca juga: Semester I 2023, PGN berhasil tekan emisi 237 ton CO2

Pewarta: Kelik Dewanto
Editor: Adi Lazuardi
Copyright © ANTARA 2023