Stockhlom (ANTARA News) - Presiden Susilo Bambang Yudhoyono, Selasa pagi, dijadwalkan mengawali agenda kunjungan kenegaraannya di Swedia dengan melakukan pertemuan bilateral dengan Perdana Menteri Swedia Fredrik Reinfeldt.

Pertemuan itu dilakukan di Kantor Perdana Menteri Swedia di Rosenband, yang terletak tidak jauh dari pusat kota Stockhlom.

Kemudian pada siang hari Presiden Yudhoyono dengan didampingi Ibu Ani Yudhoyono akan melakukan kunjungan kehormatan kepada Raja Carl XVI Gustaf Folke Hubertus dan Ratu Silvia Renate Sommerlath di Royal Palace.

Sedangkan pada sore harinya, Presiden Yudhoyono dijadwalkan bertemu Ketua Parlemen Per Westerberg, sebelum kemudian menutup agenda pada Selasa dengan menghadiri jamuan santap malam atas undangan Perdana Menteri Swedia, di Gedung Kementerian Luar Negeri Swedia.

Kunjungan ke Swedia ini merupakan yang pertama bagi Presiden Yudhoyono untuk memenuhi undangan Raja Carl XVI Gustaf. Undangan tersebut disampaikan langsung oleh Raja Carl XVI Gustaf saat berkunjung ke Indonesia pada Januari 2012.

Saat itu ia hadir dalam kapasitasnya sebagai Ketua Yayasan Pramuka Dunia untuk memenuhi undangan Kwartir Nasional Gerakan Pramuka. Dalam kesempatan itu pula, Presiden Yudhoyono selaku Ketua Majelis Pembimbing Nasional Gerakan Pramuka menganugerahkan Lencana Tunas Kencana kepada Raja Carl XVI Gustaf.

Swedia adalah negera ketiga terbesar di Uni Eropa, dengan bentuk pemerintahannya adalah Monarki Konstitusional. Sama seperti Indonesia, negara Nordic ini juga merupakan negara yang memiliki banyak pulau. Jumlah penduduk Swedia adalah 9.561.254 jiwa, menurut data Januari 2013.

Negara beribu kota di Stockholm ini berbatasan langsung dengan negara Skandinavia lainnya di bagian utara, yakni Norwegia dan Finlandia. Sedangkan di selatan dan timur terdapat Laut Baltik.

Pewarta: GNC Aryani
Editor: Fitri Supratiwi
Copyright © ANTARA 2013