Jakarta (ANTARA) - PT Bank Syariah Indonesia Tbk (BSI) menargetkan akan mengoperasikan kantor cabang baru di Arab Saudi pada 2024 sebagai langkah perusahaan menuju bank syariah global.

"Target kami (pembukaan kantor cabang baru di Arab Saudi) tahun depan (2024), kuartal I atau kuartal II paling lambat," kata Direktur Treasury & International Banking BSI Moh. Adib kepada wartawan dalam acara konferensi pers "Sharia Economic Outlook 2024" di Jakarta, Jumat.

Ia mengatakan, proses pembukaan kantor cabang baru di Arab Saudi saat ini terus berjalan melalui komunikasi BSI dengan pihak Saudi Arabian Monetary Agency (SAMA).

BSI, kata dia, sudah menyampaikan permohonan kepada pihak SAMA untuk pembukaan kantor cabang baru tersebut.

"Tidak mudah memang, tetap harus diusahakan melalui jalur B2B (Business-to-Business) dan G2G (Government to Goverment), melalui Kedubes Arab Saudi di sini, Kemenlu di sini, dan di sana," ujar Adib.

Ia mengatakan, ketika kantor cabang baru BSI di Arab Saudi beroperasi maka total ada dua kantor cabang yang beroperasi di luar negeri. Saat ini BSI memiliki kantor cabang yang sudah beroperasi di Dubai.

Sejak Agustus 2023, BSI mendapatkan lisensi atau mandat dari otoritas di Dubai untuk beroperasi secara penuh setelah beroperasi lebih dari dua tahun.

"Jadi kami sudah beroperasi secara full di Dubai setelah kami hadir di sana sejak 2021," kata Adib.

Ia menambahkan, dengan beroperasi kantor cabang di wilayah Timur Tengah, BSI mulai menancapkan kehadiran di pusat-pusat perekonomian syariah secara global.

Baca juga: BSI: Kenaikan suku bunga BI menjaga daya beli masyarakat
Baca juga: BSI optimistis pertumbuhan ekonomi RI pada 2024 di atas 5 persen
Baca juga: BSI siap terus kawal target pertumbuhan ekonomi domestik

Pewarta: Aloysius Lewokeda
Editor: Citro Atmoko
Copyright © ANTARA 2023