Jakarta (ANTARA) - Kedutaan Besar RI (KBRI) di Seoul mengadakan diskusi buku “Jokowi Fulfilling the Dreams of Indonesia” dalam bahasa Korea di Busan University of Foreign Studies (BUFS), Korea Selatan, Kamis.

Menurut keterangan tertulis KBRI Seoul yang diterima di Jakarta, Kamis, peluncuran buku dalam bahasa Korea tersebut, yang dilakukan dalam rangka peringatan 50 tahun hubungan persahabatan Indonesia-Korea, dimaksudkan untuk membuka wawasan masyarakat Korea mengenai Indonesia.

“Oleh karena itu, penerbitan buku Presiden Joko Widodo dalam bahasa Korea ditujukan untuk mendukung penguatan pemahaman antar masyarakat kedua negara,” kata Kuasa Usaha Ad-Interim KBRI Seoul Zelda Wulan Kartika.

“Merayakan 50 tahun persahabatan Indonesia dan Korea, salah satu hal utama yang perlu dimajukan adalah hubungan antara masyarakat kedua negara. Hubungan akan semakin membaik jika kedua masyarakat saling mengenal dan memahami satu sama lain,” kata Zelda.

Buku tersebut diharapkan bisa membuka wawasan masyarakat Korea mengenai Indonesia sebagai ekonomi terbesar di Asia Tenggara, negara dengan penduduk mayoritas Muslim namun bukan negara Islam, negara dengan demokrasi terbesar ketiga di dunia dan negara dengan populasi penduduk keempat terbesar di dunia.

Atase Pendidikan Riset dan Inovasi KBRI Seoul Gogot Suharwoto menyampaikan bahwa buku Presiden Jokowi yang ditulis oleh Direktur Utama PLN Darmawan Prasodjo tersebut tidak hanya menjadi pembuka mata masyarakat Korea tetapi juga akademisi, pelajar dan seluruh peserta yang menghadiri acara.

Berbagai program unggulan Kabinet Indonesia Maju seperti pengembangan infrastruktur, pariwisata, dana pembangunan desa, reformasi pertanahan dan kehutanan, Kartu Sehat, Kartu Pintar dan Kartu Kesejahteraan Keluarga dijelaskan secara terperinci dalam diskusi tersebut.

Diskusi buku biografi Jokowi tersebut menandai kerja sama erat antara KBRI Seoul dengan Busan University of Foreign Studies, salah satu perguruan tinggi yang ternama di Busan.

Pada 2022, Dubes Gandi Sulistiyanto resmi membuka Indonesia Center di BUFS, yang tidak hanya menyediakan publikasi terkini mengenai Indonesia di bidang politik dan ekonomi tetapi juga seni budaya Indonesia melalui pameran tetap Warisan Budaya tak Benda berupa batik, tenun, angklung dan alat musik tradisional kolintang.

KBRI Seoul telah menyelenggarakan berbagai kegiatan untuk memperingati lima dekade persahabatan Indonesia-Korea, salah satunya adalah Forum Kerja Sama Indonesia-Korea dengan fokus ekonomi kreatif dan digital di Jakarta pada November 2023 bekerja sama dengan Kedubes Korea di Jakarta.

Baca juga: KBRI Seoul pamer keragaman budaya lewat Festival Indonesia
Baca juga: Penampilan Balawan di Korea Selatan tunjukkan keberagaman Indonesia
Baca juga: KBRI fasilitasi pemulangan jasad WNI yang tewas di tambak udang Korsel


Pewarta: Cindy Frishanti Octavia
Editor: Atman Ahdiat
Copyright © ANTARA 2023