Washington (ANTARA News) - Menteri Pertahanan Amerika Serikat Chuck Hagel, yang berembuk dengan sejawatnya dari Azebaijan, pada Senin mengatakan Iran harus mengakhiri "kekhawatiran masyarakat internasional" tentang program nuklirnya.

Azerbaijan, yang berbatasan dengan Iran, memiliki hubungan persahabatan dengan Israel, musuh bebuyutan Teheran. Pada Maret, Azerbaijan membantah tuduhan bahwa negara itu memberikan akses kepada negara Yahudi tersdebut ke pangkalan udaranya, yang dapat membantu serangan terhadap Iran.

Di antara masalah lain dibicarakan Hagel dan Safar Abiyev adalah "keadaan kawsan", kata juru bicara Pentagon George Little dalam satu pernyataan.

"Menteri Hagel mengemukakan menyangkut pelantik Presiden Hassan Rowhani dan menegaskan bahwa Iran penting sekali melakukan tindakan segera untuk mengatasi kekhawatiran yang mendalam masyarakat internasional atas program nuklirnya," tambahnya.

Barat mengharapkan Rowhani akan melakukan pendekatan yang lebih konstruktif dalam perundingan yang berlangsung lama mengenai program nuklir Teheran yang kontroversial, kendatipun Iran membantah tuduhan bahwa tujuannya untuk memuat senjata nuklir.

Pada 14 Juli, Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu memperingatkan bahwa Iran sedang bergerak semakin dekat "untuk membangun satu senjata nuklir dan Israel mungkin akan melakukan tindakan sepihak untuk mencegah itu.

Satu tulisan di majalah Foreign Policy edisi Maret, yang mengutip para pejabat senior AS yang tidak disebut nama mereka dan para perwira intelijen militer menyatakan kerja sama antara Azerbaijan dan Israel berisiko serangan Israel terhadap Iran."

Artikel itu menyatakan akses ke pangkalan-pangkalan udara Azerbaijan dekat perbatasan Iran dapat memberikan pesawat-pesawat tempur Israel mendapat keuntungan logistik dalam melancarkan serangan-serangan ke fasilitas-fasilitas nuklir di Iran, yang negara Yahudi itu curigai sedang mengembangkan senjata-senjata atom.

Kementerian pertahanan Azrbaijan mengatakan pernyataan itu tidak benar.

Hagel juga berterima kasih kepada Abiyev "atas peran berharga yang dilakukan Azerbaijan dalam memberikan akses transit darat, udara dan laut bagi dukungan logistik ke Afghanistan, demikian AFP.
(H-RN)

Editor: Ruslan Burhani
Copyright © ANTARA 2013