PBB, New York (ANTARA News) - Badan bantuan PBB, Jumat (23/8), menyatakan lembaga itu memerlukan dana 84 juta dolar AS untuk memberikan bantuan bagi lebih dari 2,8 juta orang yang memerlukan makanan di Sudan Selatan.

Program Pangan Dunia (WFP) saat ini membantu 1,7 juta orang di seluruh negara termuda di dunia, tapi memerlukan dana tambahan guna memperluas bantuannya kepada sebanyak 2,8 juta orang yang memerlukan.

Pada Juli, badan PBB itu meluncurkan operasi darurat untuk Negara Bagian Jonglei, yang meliputi penggunaan helikopter guna mengirim bantuan.

Sejauh ini, WFP telah membagikan makanan bagi lebih dari 30.000 orang di daerah tersebut dan bermaksud menyediakan makanan buat sebanyak 60.000 orang lagi hingga akhir tahun ini.

Juru Bicara WFP Elisabeth Byrs mengatakan di Jenewa bahwa bantuan juga diperlukan di Pibor karena musim hujan membuat daerah tersebut tak bisa dijangkau, demikian UN News Center di Markas PBB, New York.

WFP sudah menyewa bebeapa helikopter untuk membagikan makanan, tapi diperlukan helikopter lagi untuk mencapai sebanyak 60.000 orang yang memerlukan makanan.

Kekurangan gizi akut global di kalangan anak yang berusia di bawah lima tahun berjumlah 11 persen, demikian laporan Xinhua. Namun tingkat di Negara Bagian Jonglei, Lakes, Unity dan Warrap jauh lebih tinggi, dengan angka kekurangan gizi akut secara umum berkisar dari 14 sampai 21 persen, tambah Byrs.

Sudan Selatan, yang meraih kemerdekaan dari Sudan pada Juli 2011 berdasarkan kesepakatan perdamaian, saat ini menampung 220.000 pengungsi, yang kebanyakan berasal dari Sudan.


Penerjemah: Chaidar Abdullah

Editor: Heppy Ratna Sari
Copyright © ANTARA 2013