Jakarta (ANTARA) -
Jajaran Pemerintah Kota Administrasi Jakarta Timur melakukan inspeksi mendadak (sidak) untuk mengecek harga beras dan cabai di lima pasar tradisional menjelang bulan suci Ramadhan pada Selasa.
 
Kelima pasar itu, yakni Pasar Enjo Kelurahan Pisangan Timur (Kecamatan Jatinegara), Pasar Cipinang Muara, Pasar Pulogadung, Pasar Cakung dan Pasar Ujung Menteng.
 
Pemantauan harga beras dan cabai itu dilakukan oleh Wakil Wali Kota Jakarta Timur Iin Mutmainah didampingi Kepala Suku Dinas Ketahanan Pangan, Kelautan dan Pertanian (KPKP) Kota Administrasi Jakarta Timur Ali Nurdin.

Dalam sidak yang juga diikuti Wakil Camat Pulogadung Agus Purwanto dan Lurah Pisangan Timur Moch Iqbal, Iin berharap harga bahan pokok seperti beras dan cabai yang saat ini mengalami kenaikan bisa kembali normal sehingga daya beli masyarakat kembali meningkat.
 
"Saya berharap warga bisa menyikapi dengan bijak terkait kenaikan harga bahan pokok seperti beras dan cabai ini," katanya.

Baca juga: Pemkot Jakut gelar sembako murah untuk tekan inflasi

Warga diharapkan tetap harus memilih bahan pangan yang berkualitas baik untuk kesehatan. "Kita tunggu kebijakan Pemerintah Pusat mengeluarkan keputusan kebijakan dalam mengendalikan harga pangan yang ada di pasaran saat ini," katanya.
 
Dalam kesempatan itu, Iin melakukan sidak kualitas bahan pokok. Beberapa sampel bahan makanan seperti buah-buahan, ayam, usus dan kikil dilakukan uji lab dalam kegiatan itu.
 
Dari hasil pemeriksaan, semua sampel hasilnya negatif tanpa zat berbahaya seperti pengawet makanan.
 
"Selain pengecekan kualitas pangan kita juga mengecek lingkungan sekitar pasar dan tempat pembuangan sampah Pasar Enjo dan memang perlu ada perbaikan yang harus dilakukan pihak pasar," ujarnya.

Baca juga: DKI buka program Bulog SIAGA untuk jaga ketersediaan pangan
 
Catatan yang harus diperbaiki di Pasar Enjo, di antaranya perbaikan lahan parkir dan sedikit pembenahan tempat pembuangan sampah.

Kepala Pasar Enjo Mochtarim mengaku senang bisa dikunjungi oleh wakil wali kota untuk melihat kondisi Pasar Enjo dan mengecek langsung kualitas bahan pokok yang di jual para pedagang.
 
"Alhamdulillah setelah dilakukan pengecekan dengan laboratorium, untuk sementara ini tidak ditemukan makanan yang dijual mengandung 
bahan kimia atau mengandung boraks," katanya.

Pihaknya selalu memberikan sosialisasi kepada para pedagang agar tidak menjual dagangannya yang sudah kedaluwarsa dan yang mengandung zat kimia.

Baca juga: Cabai Katokkon dari Toraja cocok dikembangkan di Kepulauan Seribu
 
Berdasarkan data panel harga Badan Pangan Nasional (Bapanas), Selasa (27/2) harga beras premium di DKI Jakarta naik 2,56 persen menjadi Rp16.840 per kilogram (kg) dan beras medium naik 4,40 persen menjadi Rp14.960 per kg.
 
Tren lonjakan harga beras terjadi dalam beberapa pekan terakhir. Harga beras hari ini jauh di atas harga eceran tertinggi (HET) yang ditetapkan pemerintah.

Adapun, HET beras premium yakni Rp13.900-Rp14.800 per kg dan harga beras medium sebesar Rp10.900-Rp11.800 per kg.
 
Selain beras, komoditas pangan yang mengalami kenaikan yaitu cabai rawit merah naik 36,70 persen persen menjadi Rp86.980 per kg, cabai merah keriting mencapai Rp82.590 per kg.

Pewarta: Syaiful Hakim
Editor: Sri Muryono
Copyright © ANTARA 2024