Dalam perjalanan panjang meraih kemerdekaan Republik Indonesia, para tokoh Bengkulu tercatat memiliki peran strategis dalam perjuangannya. Mulai dari lbu Negara Fatmawati Soekarno yang menjahit Sang Saka Merah Putih sampai beberapa tokoh lainnya
Bengkulu (ANTARA) - Pemerintah Provinsi Bengkulu segera mewujudkan film yang mengisahkan sosok ibu negara pertama Indonesia Fatmawati Soekarno.
 
"Kami mudah-mudahan memfinalisasikan pembuatan film ibu Fatmawati Soekarno yang sudah cukup lama (diupayakan) karena membutuhkan riset yang cukup panjang, karena hasil riset itu butuh persetujuan yang sangat panjang termasuk dari keluarga Ibu Fatmawati Soekarno," kata Gubernur Bengkulu Rohidin Mersyah di Bengkulu, Rabu.
 
Salah satu upaya mewujudkan film tersebut, Gubernur Rohidin Mersyah telah mengunjungi dan beraudiensi dengan Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Menparekraf) Sandiaga Uno pada Kamis 14 Maret 2024.
 
Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Sandiaga Uno kata dia sangat mendukung sekali pembuatan film Fatmawati Soekarno yang dinilai bisa membangkitkan usaha ekonomi kreatif.

Baca juga: Sukmawati Soekarnoputri garap film Ibu Fatmawati
Baca juga: Mengembalikan rumah Fatmawati Soekarno ke lokasi aslinya
 
"Kemudian, Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif RI sandiaga Uno juga setuju karena mendukung usaha ekonomi kreatif, sebab dunia perfilman itu bagian dari produk Ekonomi Kreatif," kata dia.
 
Film tersebut diharapkan dapat menjadi dokumen sejarah Fatmawati Soekarno, Provinsi Bengkulu serta juga menjadi sarana memperkenalkan Bengkulu dan wisata tanah kelahiran ibu negara pertama itu ke seluruh penjuru tanah air.
 
Gubernur Bengkulu Rohidin Mersyah dalam buku yang ditulisnya berjudul ”Bengkulu Hebat" juga menempatkan sosok Fatmawati Soekarno sebagai tokoh pertama yang dibahas kontribusinya sebagai tokoh Bengkulu.
 
"Dalam perjalanan panjang meraih kemerdekaan Republik Indonesia, para tokoh Bengkulu tercatat memiliki peran strategis dalam perjuangannya. Mulai dari lbu Negara Fatmawati Soekarno yang menjahit Sang Saka Merah Putih sampai beberapa tokoh lainnya yang berkontribusi selama perjuangan hingga pascakemerdekaan Republik Indonesia," kata dia.
 
Rohidin menyebutkan seperti kata pepatah "Bangsa yang besar adalah bangsa yang menghormati jasa-jasa para pahlawannya" untuk itu semangat penghargaan terhadap para tokoh dan sejarah Bengkulu perlu ditunjukkan secara tegas dengan mengusulkan nama tokoh yang berjasa terhadap kemerdekaan Republik Indonesia dari Bumi Rafflesia.
 
Mewujudkan film Fatmawati Soekarno tentunya juga menjadi salah cara untuk mengenang, menghormati dan membuat sosok ibu negara pertama itu tetap dikenal oleh generasi penerus bangsa.

Baca juga: Kisah Cinta Soekarno-Fatmawati Akan Difilmkan
Baca juga: Gubernur Jatim saksikan sejarah kemerdekaan di rumah Fatmawati
Baca juga: 100 tahun Fatmawati, bukan sekadar penjahit bendera pusaka

 

Pewarta: Boyke Ledy Watra
Editor: Indra Gultom
Copyright © ANTARA 2024