Sementara ini ruas Tol Bocimi masih dapat digunakan sampai dengan Cigombong dari arah Jakarta, demikian juga sebaliknya.
Jakarta (ANTARA) - PT Waskita Toll Road (WTR) mengungkapkan, untuk sementara ruas Tol Bogor-Ciawi-Sukabumi (Bocimi), Jawa Barat (Jabar), masih dapat digunakan pascalongsor.

Corporate Secretary Waskita Toll Road Alex Siwu mengatakan bahwa Ruas Tol Bocimi untuk sementara ini masih dapat digunakan sampai dengan Cigombong dari arah Jakarta, maupun sebaliknya.

"Sementara ini ruas Tol Bocimi masih dapat digunakan sampai dengan Cigombong dari arah Jakarta, demikian juga sebaliknya," ujar Corporate Secretary Waskita Toll Road Alex Siwu saat dihubungi ANTARA di Jakarta, Kamis.

Baca juga: Peneliti BRIN duga drainase tak efektif picu longsor di Tol Bocimi

Terjadi longsor pada jalan Tol Ciawi - Sukabumi (“Bocimi”) seksi 2 pada KM 64+600 A dari arah Jakarta menuju Sukabumi pada Rabu (3/4).

Atas kejadian tersebut, terdapat dua orang korban luka ringan yang telah dievakuasi dan dirujuk ke rumah sakit terdekat. Tidak terdapat korban jiwa pada kejadian tersebut.

Kedua korban tersebut telah dirujuk ke RSUD Sekarwangi Sukabumi. Terdapat tiga kendaraan yang terlibat pada kejadian tersebut, yaitu dua mobil MPV dan satu truk.

Ketiga kendaraan tersebut melaju dari arah Jakarta menuju Sukabumi dengan kecepatan kurang lebih 80 km/Jam di lajur 1, ketika melintasi KM 64+600 A tiba-tiba lajur 1 mengalami longsor sehingga salah satu kendaraan MPV jatuh ke lubang. Pengemudi kendaraan truk dan 1 (satu) MPV lainnya terkejut dan berusaha menghindar ke arah kanan sehingga menabrak median jalan.

Baca juga: Korlantas lakukan rekayasa lalu lintas atasi longsor Tol Bocimi

Longsor ini terjadi akibat tingginya intensitas hujan. Saat ini PT Trans Jabar Tol (TJT) masih dalam proses mengidentifikasi dampak longsor terhadap lajur lainnya dan melakukan tindakan agar lajur yang longsor dapat segera diperbaiki dan digunakan kembali.

Sehubungan dengan kejadian ini, TJT memohon maaf atas ketidaknyamanan pada seluruh pengguna jalan.

Pewarta: Aji Cakti
Editor: Nusarina Yuliastuti
Copyright © ANTARA 2024