Jakarta (ANTARA) - Pelatih Sporting CP membantah mentah-mentah rumor kesepakatan dirinya yang dikabarkan sudah meneken kontrak tiga tahun bersama Liverpool.

Amorim sendiri saat ini sedang dirumorkan menjadi kandidat terkuat pelatih Liverpool setelah klub berjuluk The Reds itu ditinggal pelatihnya saat ini, Jurgen Klopp pada akhir musim ini dan pelatih yang sebelumnya digadang-gadang menjadi suksesor, Xabi Alonso dikabarkan memilih bertahan bersama Bayer Leverkusen.

Dilansir dari media sosial resmi X Fabrizio Romano, Sabtu, Amorim dengan tegas mengatakan "Saya tidak bertemu Liverpool untuk wawancara apa pun dan tidak ada kesepakatan, itu tidak benar".

Pelatih 39 tahun itu lalu mengatakan bahwa fokusnya saat ini hanyalah membawa Sporting menjuarai dua gelar juara musim ini yaitu di Liga Portugal dan Piala Portugal.


Baca juga: Ruben Amorim bantah kabar akan latih Liverpool

Di Liga Portugal, Sporting memimpin klasemen sementara dengan 71 poin dari 27 laga, memimpin empat poin dari Benfica di posisi kedua dari Benfica yang sudah memainkan 28 laga dari total 34 laga yang dimainkan.

Untuk di Piala Portugal, Sporting akan bermain pada partai final akhir Mei nanti melawan pemenang laga semifinal antara Porto melawan Vitoria.

“Saya manajer Sporting, saya ingin menang di sini dan saya belum pernah bertemu klub mana pun. Tidak ada yang disepakati," kata Amorim.

“Hentikan cerita ini. Ini terakhir kalinya saya berbicara tentang masa depan saya," tambahnya.

Didatangkan Sporting pada Maret 2020 dari klub rival Braga, Amorim telah memainkan 205 laga di semua kompetisi dengan 143 kemenangan, 31 imbang, 31 kekalahan, mencetak 441 gol, dan kebobolan 185 gol, demikian dilansir dari Transfermarkt, Jumat.

Selama di Sporting, ia telah memenangkan empat trofi yaitu Liga Portugal (2020/2021), 2x Piala Liga Portugal (2020/2021, 2021/2022), dan Piala Super Portugal (2021/2022).

Baca juga: Tiga pilar penting Liverpool kembali berlatih jelang lawan Atalanta

Pewarta: Zaro Ezza Syachniar
Editor: Hernawan Wahyudono
Copyright © ANTARA 2024