counter

Tips hindari obat dan kosmetik palsu

Tips hindari obat dan kosmetik palsu

Kapolda Jabar Irjen Pol Mochamd Iriawan (tengah) meninjau lokasi penggerebekan tempat pembuatan pabrik obat palsu terbesar di Bandung, milik PT Himajaya Raya, Bandung, Jawa Barat. (ANTARA FOTO/Agus Bebeng)

Jakarta (ANTARA News) - Konsumsi produk palsu seperti obat dan kosmetik dapat berakibat buruk bagi kesehatan, bahkan menyebabkan kematian.

Berikut tips agar terhindar dari produk palsu menurut Ketua Masyarakat Indonesia Anti Pemalsuan, Widyaretna Buenastuti, yang disampaikan di Jakarta, Rabu:

Pertama, pastikan untuk membeli produk di tempat resmi. Menurutnya, saat ini masih ditemukan produk terutama kosmetik palsu yang diperjualbelikan di sentra perdagangan di berbagai wilayah Indonesia.

Oleh karena itu, ia menghimbau masyarakat untuk hati-hati memilih tempat penjualan produk.

Kedua, perhatikan kondisi kemasan. Penampilan fisik produk asli dan palsu seringkali sangat mirip. "Kalau packaging-nya kok beda kita boleh curiga, kita tanyakan pada penjual. Biasanya untuk produk kosmetik tercantum hotline number-nya. Tetapi kalau obat biasanya tidak, jadi kita bisa tanya langsung apotekernya."

Ketiga, kita harus curiga bila menemui produk yang harganya jauh lebih murah dari harga pada umumnya.

Terakhir, perhatikan nomor registrasi dari BPOM yang terdapat di luar kemasan produk. "Produk yang asli umumnya mencantumkan nomor registrasi ini," katanya.

Gubernur DKI minta masyarakat untuk menahan diri

Pewarta: Lia Wanadriani Santosa
Editor: Suryanto
COPYRIGHT © ANTARA 2014

Komentar