counter

PSIS menang tipis atas Persiku Kudus 3-2

PSIS menang tipis atas Persiku Kudus 3-2

ilustrasi Pemain PSIS Semarang Franky (kiri) menggiring bola dengan dibayangi pemain Timnas U-19 Ilham Udin (kanan) pada pertandingan uji coba Tour Nusantara di Stadion Jatidiri Semarang, Jateng, Jumat (14/2) malam. (ANTARA FOTO/R. Rekotomo) ()

Semarang (ANTARA News) - Tuan rumah PSIS Semarang berhasil meraih poin penuh setelah menang tipis atas tamunya Persiku Kudus 3-2 (1-1) pada laga lanjutan Kompetisi Sepak Bola Divisi Utama Liga Indonesia Grup 4 di Stadion Jatidiri Semarang, Jateng, Sabtu petang.

Dengan kemenangan ini maka tim berjuluk Mahesa Jenar sudah mengumpulkan nilai 18 dan memimpin klasemen sementara Grup 4 karena dalam enam pertandingan yang dijalaninya belum pernah kalah dan seri.

Tim asuhan Pelatih Eko Riyadi ini masih menyisakkan satu pertandingan lagi sebelum berakhirnya putaran pertama yaitu menghadapi tuan rumah Persis Solo di Stadion Manahan Solo, Rabu (14/5).

Pertandingan antara PSIS melawan Persiku yang disaksikan sekitar 9.000 penonton tersebut berlangsung dalam tempo yang cepat dan keras sehingga beberapa kali wasit Choirudin dari Bantul, DI Yogyakarta, terpaksa meniup peluit sebagai tanda pelanggaran yang dilakukan pemain kedua tim.

Pada awal babak pertama, tuan rumah yang dimotori Ronald Fagundez terlihat mendominasi jalannya pertandingan dengan melancarkan serangan ke pertahanan lawan dari berbagai lini sedangkan tim asuhan Pelatih Agus Riyanto (Persiku) terlihat lebih banyak mengandalkan serangan balik.

PSIS unggul 1-0 melalui sundulan kepala yang dilakukan M Yunus pada menit ke-32 setelah menerima dari tendangan bebas yang dilakukan Ronald Fagundez. Sundulan bola yang terlalu tajam ke gawang gagal diselamatkan kiper Persiku KudusEndi Bagus.

Beberapa menit kemudian, Persiku nyaris menyamakan kedudukan tetapi sundulan kepala Ama Dou Gakou membentur mistar gawang PSIS yang dijaga Catur Adi Nugroho. Tetapi pada menit ke-35, Persiku akhirnya menyamakan kedudukan menjadi 1-1 melalui tendangan keras Ama Dou Gakou.

Sebenarnya gol ini tidak perlu terjadi jika tendangan Fauzan fajri tidak mengenai badan penyerang Kudus tersebut. Bola mental dari fauzan ini langsung disambar dengan tendangan keras pemain Kudus bernomor punggung 10 ini.

Pada awal babak kedua, PSIS juga nyaris unggul atas Persiku tetapi sundulan kepala Hari Nur Yulianto membentur mistar gawang Persiku. Tim tamu akhirnya unggul menjadi 2-1 melalui gol yang dicetak oleh Agus Riyanto pada menit ke-74 melalui tendangan silang dari sisi kanan gawang PSIS.

Bola tersebut sempat membentur mistar gawang PSIS kemudian masuk ke jala tim tuan rumah. Pemain-pemain PSIS protes karena menilai bola itu bola belum masuk gawang tetapi wasit tetap pada keputusannya bahwa bola itu sudah masuk gawang PSIS.

Tertinggal satu gol tersebut menjadikan semangat pemain tuan rumah bertambah untuk bisa menyamakan kedudukan apalagi pemain-pemain Kudus diduga banyak yang tergelatak karena kasekitan untuk mengulur-ulur pertandingan.

PSIS akhirnya menyamakan kedudukan menjadi 2-2 melalui gol yang dicetak Fauzan Fajri pada menit ke-84 melalui tendangan dari sisi kiri yang dilakukan Ronald Fagundez dan hanya sekali sentuhan berhasil masuk ke gawang persiku.

Memasuki masa injury tim yang diberikan wasit selama enam menit, PSIS berhasil memenangkan pertandingan menjadi 3-2 melalui gol yang dicetak Fauzan Fajri melalui sundulan kepala setelah menerima umpan sepak pojok Ronald fagundez.

Wasit Choirudin dari Bantul mengeluarkan kartu kuning untuk Safrudin Tahan, Welly Siagian, dan Ronald Fagundez (PSIS) kemudian Syla Mbamba, Arifin, Joned, dan Agus Riyanto (Persiku Kudus).(*)

Pewarta: Hernawan Wahyudono
Editor: Ruslan Burhani
COPYRIGHT © ANTARA 2014

Antisipasi konflik antar suporter panser biru bentuk Korwil

Komentar