counter

Media Jerman sambut kemenangan "Der Panzer"

Media Jerman sambut kemenangan "Der Panzer"

Pemain cadangan Jerman, Mario Goetze, ada di dasar tumpukan teman-temannya yang bergembira-ria setelah dia melesakkan satu gol ke gawang Argentina pada babak kedua perpanjangan waktu final Piala Dunia 2014, di Rio de Janeiro, Senin dini hari. Gol tunggal Goetze itulah yang menabalkan Jerman menjadi juara Piala Dunia 2014. (AFP PHOTO/Odd Andersen)

... Goetze, kamu benar-benar istimewa... "
Berlin (ANTARA News) - Media Jerman, Minggu (13/7), bergembira setelah kemenangan Der Panzer Jerman 1-0 atas Argentina di final Piala Dunia 2014, yang diselenggarakan di Brazil.

N-TV menyatakan, menyatakan, itu adalah kemenangan gemilang sebab Jerman menjadi negara Eropa pertama yang menjadi juara Piala Dunia yang digelar di Amerika Latin. Sampai kemarin, "kutukan" itu belum pernah dipatahkan, Jerman-lah yang pertama.

Jarang terdapat begitu banyak kesempatan di final Piala Dunia, kata Spiegel Online. Kemenangan Jerman diraih melalui pertandingan yang berjalan alot, kata Spiegel Online.

Harian Bild mengatakan, pertandingan final itu seperti thriller sepak bola dan sangat mendebarkan.

Lembaga siaran masyarakat ARD mengatakan, "Itu perjuangan berat buat tim yang dipimpin pelatih Jerman, Joachim Loew."

Tim nasional Jerman mampu menganugerahi Der Panzer Jerman dengan gelar empat kali juara Piala Dunia setelah pada 1954, 1974, dan 1990. Kali ini, kemenangan itu lewat gol pada babak tambahan waktu oleh Mario Goetze.

"Goetze, kamu benar-benar istimewa," begitu pujian dari surat kabar Bild setelah Goetze menciptakan gol, dan menyebut dia "dewa sepak bola".

Kemenangan di Rio de Janeiro itu sempurna, kata harian itu. "Generasi emas akhirnya telah diberkahi karena semangat juangnya dan upayanya yang tak kenal lelah."

Der Tagesspiegel
mengatakan, kemenangan itu saat penobatan buat generasi pemain sepak bola yang seringkali nyaris meraih gelar, tapi belum bisa mewujudkan sampai akhir.

Itu juga adalah kemenangan buat Loew --yang mampu menepis tudingan tak ada yang bisa diraih bersama dia, tambah media Jerman itu.

Editor: Ade P Marboen
COPYRIGHT © ANTARA 2014

Nonton bareng final Piala Dunia ala BUMN

Komentar