Jakarta (ANTARA News) - Pasangan campuran Tontowi Ahmad/Liliyana Natsir atau akrab disapa Owi/Butet gagal merebut gelar juara turnamen Korea Selatan Terbuka 2015 setelah kalah dari pasangan unggulan pertama Tiongkok Zhang Nan/Zhao Yunlei, Minggu.

"Kami gampang tersusul walaupun sudah memimpin. Sebenarnya tadi kami berpeluang menang. Permainan kami sering tiba-tiba berubah dan terbawa permainan lawan meski sudah menemukan pola permainan sejak awal," kata Butet selepas pertandingan putaran final di SK Handball Stadium Seoul Korea Selatan, seperti dilansir Tim Humas dan Media Sosial Persatuan Bulu Tangkis Seluruh Indonesia (PBSI) dalam siaran pers diterima Antara di Jakarta, Minggu.

Owi/Butet kalah dari Zhang/Zhao pada putaran final turnamen tingkat super series itu dalam waktu 41 menit dengan skor 16-21, 15-21.

"Beberapa kali Owi yang berada di bagian belakang sempat terpancing dengan permainan lawan," kata Butet.

Meskipun kalah pada game pertama, ganda campuran unggulan Indonesia itu berusaha memenangkan game kedua dengan skor 8-5, 13-10.

Tapi, Owi/Butet tidak mampu menahan laju pasangan suami-istri Tiongkok itu setelah skor imbang 14-14. Ganda campuran Indonesia itu pun kalah 15-21.

"Kami banyak kehilangan poin setelah memimpin 13-10. Kami banyak melakukan kesalahan sendiri. Kesalahan beruntun kami justru membuat lawan lebih percaya diri," kata Butet tentang permainannya bersama Owi.

Kekalahan pada putaran final itu sekaligus menambah catatan kekalahan Owi/Butet 5-12 dari Zhang/Zhao. Sebelumnya, Owi/Butet juga kalah dari pasangan peringkat pertama dunia itu pada Kejuaraan Dunia Bulu Tangkis 2015.

"Pelatih telah memberi evaluasi karena kami bermain terlalu buru-buru. Kami harus perbaiki bola-bola yang semestinya dapat diolah dan bukan terburu-buru untuk menyerang lawan," kata Butet.

Meskipun Owi/Butet gagal mempersembahkan gelar, Indonesia punya satu juara pada turnamen Korea Selatan Terbuka 2015 yaitu pasangan Greysia Polii/Nitya Krishinda Maheswari pada nomor ganda putri.

Pewarta: Imam Santoso
Editor: Unggul Tri Ratomo
Copyright © ANTARA 2015