counter

Kerugian bencana global turun pada 2015

Kerugian bencana global turun pada 2015

Dokumentasi aktivitas Gunung Sinabung, Sumatera Utara, yang mengeluarkan abu vulkanik terlihat dari Desa Perteguhan, Karo, Sumut, Jumat (7/2). Letusan Gunung Sinabung telah menelan 16 korban jiwa serta 32.335 jiwa lainnya mengungsi. (ANTARA FOTO/Wahyu Putro A)

... badai musim dingin Februari di Amerika Serikat menghasilkan tagihan terbesar untuk perusahaan asuransi, kerugian mereka sekitar 2,7 miliar dolar Amerika Serikat...
Zurich, Swiss (ANTARA News) - Kerugian ekonomi akibat bencana di seluruh dunia turun pada 2015 menjadi sekitar 85 miliar dolar Amerika Serikat (78 miliar euro) dari 113 juta dolar Amerika Serikat pada tahun lalu, menurut perusahaan reasuransi Swiss Re, Jumat.

Perusahaan-perusahaan asuransi menutup 32 miliar dolar Amerika Serikat dari total kerugian tersebut, Swiss Re mengatakan dalam sebuah risetnya bertajuk Sigma.

Angka 2015 jauh di bawah rata-rata tahunan selama dekade terakhir 192 miliar dolar Amerika Serikat, kata Swiss Re.

Kerugian akibat bencana alam saja menyumbang sebesar 74 miliar dolar Amerika Serikat dari total kerugian tahun ini, katanya.

Bencana industri di Tianjin di timur laut China, di mana terjadi ledakan besar di sebuah perusahaan penyimpanan barang berbahaya pada 12 Agustus menewaskan 161 orang, diperkirakan telah menjadi bencana termahal tahun ini.

Nilai asuransinya menutup lebih dari dua miliar dolar Amerika Serikat dari kerusakan, tetapi perhitungannya masih berlangsung.

Di antara bencana alam, badai musim dingin Februari di Amerika Serikat menghasilkan tagihan terbesar untuk perusahaan asuransi, kerugian mereka sekitar 2,7 miliar dolar Amerika Serikat.

Bencana gempa bumi di Nepal, yang menewaskan 9.000 orang dan menghancurkan 500.000 rumah menimbulkan kerugian ekonomi lebih dari enam miliar dolar AS, tetapi asuransi hanya membayar 160 juta dolar Amerika Serikat, kata Swiss Re.

Tanggulangi kekeringan, Pemkab Magetan bangun empat sumur air dalam

Editor: Ade P Marboen
COPYRIGHT © ANTARA 2015

Komentar