Jakarta (ANTARA News) - Sekretaris Kabinet Pramono Anung mengungkapkan rapat kabinet paripurna Rabu sore nanti di Kantor Presiden Jakarta akan membahas masalah ekonomi, yaitu Masyarakat Ekonomi ASEAN, MDGs, dan antisipasi perkembangan ekonomi 2016.

"Hari ini, kami akan rapat kabinet peripurna dengan tiga topik," kata Pramono Anung di Istana Negara Jakarta, Rabu.

Pramono menyebutkan dengan paket kebijakan ekonomi yang telah dikeluarkan, Indonesia bisa melalui turbulensi atau tekanan ekonomi selama 2015.

"Bahkan, ketika Federal Reserve menaikkan suku bunganya ternyata indeks harga saham gabungan kita naik," kata dia.

Ia menyebutkan kurs rupiah juga menguat yang menunjukkan ekonomi RI sudah di jalur yang benar.

"Tentunya pemerintah juga mempertimbangkan, melihat, dan menghitung beberapa hal yang berkaitan dengan bahan bakar minyak (BBM). Yang jelas kemarin Presiden telah menandatangani Perpres mengenai kilang," kata Pramono menanggapi pertanyaan apakah pemerintah akan menurunkan harga BBM.

Menurut dia, baik swasta maupun Pertamina diberikan kesempatan membangun kilang minyak di Indonesia.

"Langkah terobosan ini diharapkan bisa juga menekan harga BBM. Apakah dalam rapat nanti persoalan BBM itu akan diputuskan atau tidak? Yang jelas Menteri ESDM telah memberi sinyal akan menghitung dan mengevaluasi. Kalau memang ada margin untuk diturunkan, akan diturunkan," kata Pramono.

Mengenai perombakan kabinet, Pramono mengatakan bahwa hal itu kewenangan Presiden.

"Itu hak preogratif Presiden, tentunya Presiden setiap waktu memantau masukan dari masyarakat maupun dari para pengamat, dan partai-partai pendukung maupun bukan pendukung," kata Pramono.


Pewarta: Agus Salim
Editor: Jafar M Sidik
Copyright © ANTARA 2015