Ada jejak-cakar macan tutul di TN Meru Betiri

Ada jejak-cakar macan tutul di TN Meru Betiri

Dokumentasi Helly, induk macan tutul jawa (Phantera pardus melas/java leopard) menyusui bayinya yang baru berusia 23 hari di kandang karantina Taman Safari Indonesia Prigen, di Kabupaten Pasuruan, Jawa Timur, Rabu (11/6). (ANTARA FOTO/Musyawir)

... populasinya memang masih belum terpantau secara pasti, namun keberadaan macan tutul di kawasan TN MB ada dan berdasarkan data tercatat satu macan tutul...
Jember, Jawa Timur (ANTARA News) - Petugas Taman Nasional Meru Betiri menemukan jejak dan bekas cakar macan tutul (Panthera pardus melas) di Resort Sanenrejo, Kabupaten Jember dan Resort Kalibaru, Kabupaten Banyuwangi.

"Saat operasi fungsional, petugas TN MB menjumpai bekas cakaran satwa di pohon glintungan yang diduga cakaran satwa jenis macan tutul di Blok Aren timur, Resort Sanenrejo, Kecamatan Tempurejo, Kabupaten Jember," kata Kepala Balai TN MB, Pranoto Puroso, di Kantor TN MB di Jember, Rabu.

Menurut dia, tinggi cakaran dari permukaan tanah 167 cm, panjang cakaran baru 44 cm, panjang cakaran lama 32 cm, kedalaman cakaran baru 0,5 cm, jumlah cakaran baru 6 cm, jumlah cakaran lama 3 cm, dan lebar cakaran 1 cm.

"Temuan bekas cakar macan tutul itu pada November 2015 dan sudah kami buat laporannya, sehingga ada tindak lanjut dalam penemuan itu," tuturnya.

Selain di Sanenrejo, lanjut dia, bekas jejak telapak kaki hewan carnivora itu juga ditemukan di wilayah kerja Seksi Pengelolaan Taman Nasional (SPTN III) Kalibaru, di Kabupaten Banyuwangi.

"Juga ditemukan jejak telapak kaki macan tutul saat mengambil data potensi September 2015," katanya.

Berdasarkan temuan itu, Puroso mengatakan, macan tutul terbukti masih ada di Taman Nasional Meru Betiri, yang terletak di Kabupaten Jember dan Banyuwangi.

"Untuk populasinya memang masih belum terpantau secara pasti, namun keberadaan macan tutul di kawasan TN MB ada dan berdasarkan data tercatat satu macan tutul," paparnya.

Beberapa petugas TN MB saat patroli juga sempat berpapasan dengan salah satu kucing besar yang pandai memanjat itu dan sejumlah warga yang berada di sekitar hutan juga pernah melihat satwa dilindungi itu.

Sementara saat dikonfirmasi terkait dengan harimau jawa (Panthera tigris sondaica) yang diduga masih ada di TN MB, Puroso mengatakan, mereka belum menemukan jejak atau cakaran selama beberapa tahun terakhir.

"Tim Ekspedisi Karnivora Besar belum berhasil menemukan dan memotret secara langsung harimau jawa  di kawasan TN MB, namun bukan berarti tidak ada," katanya.

Pewarta: Zumrotun Solichah
Editor: Ade P Marboen
COPYRIGHT © ANTARA 2016

2 macan tutul terekam di lereng Gunung Semeru

Komentar menjadi tanggung jawab anda sesuai UU ITE

Komentar