Yang jelas saya dengar masukan dari Polri, Kompolnas dan masyarakat
Jakarta (ANTARA News) - Presiden Joko Widodo (Jokowi) mengatakan dirinya akan mempertimbangkan masukan dari seluruh pihak terkait rencana perpanjangan atau penggantian jabatan Kapolri.

"Yang jelas saya dengar masukan dari Polri, Kompolnas dan masyarakat. Tentu saja dalam memutuskan, saya ikuti aturan dan undang-undang yang ada. Tidak mungkin nabrak," tegas Jokowi di Kementerian Keuangan, Jakarta seusai memberi pengarahan dalam Rapat Kerja Pemerintah,  Selasa.

Kendati demikian, menurut Presiden, pemerintah belum memberi keputusan terkait perpanjangan atau pergantian Kapolri Jenderal Badrodin Haiti yang masuk masa pensiun pada Juli 2016.

Jokowi juga mengaku belum menerima daftar sejumlah nama calon pengganti Kapolri dari Kompolnas.

Kemarin, Sekretaris Kabinet Pramono Anung mengatakan Presiden memiliki hak prerogatif dalam menentukan perpanjangan atau pergantian Jenderal Badrodin Haiti.

Menko Polhukam Luhut Binsar Panjaitan yang juga menjabat sebagai Ketua Kompolnas dikabarkan telah melaporkan kepada Presiden mengenai sejumlah usulan nama calon Kapolri.

Pewarta: Bayu Prasetyo
Editor: Fitri Supratiwi
Copyright © ANTARA 2016