London (ANTARA News) - CEO EasyJet, Carolyn McCall, berkomentar setelah kubu Brexit menang atas kubu Bremain yang ingin Inggris Raya bergabung dalam Uni Eropa, seturut laman bbc.com, Jumat petang waktu Indonesia.

“Kami tetapi yakin pada kekuatan model bisnis EasyJet dan kemampuan kami untuk mewujudkan strategi kami yang sukses dan keuntungan utama kami. Kami hari ini telah melayangkan surat pada pemerintah Inggris dan Komisi Eropa meminta mereka memberi prioritas kepada Inggris tetap menjadi pasar penerbangan Uni Eropa dengan menekankan kepentingan pada perdagangan dan pelanggan,” kata McCall.

EasyJet merupakan maskapai penerbangan berbiaya rendah yang menguasai pasar penerbangan di segmen ini di Eropa. Kekuatan bisnisnya bisa dibandingkan dengan kekokohan SouthWest Airlines di Amerika Serikat.

Dia memiliki 730 rute internasional yang menghubungkan 80 kota seantero Eropa dari markas besarnya di Bandara Internasional Luton, London. Armada pesawat terbangnya sebanyak 200 unit pesawat terbang yang menerbangi 30 negara Eropa.

Pewarta: Ade P Marboen
Editor: Suryanto
Copyright © ANTARA 2016