Kendari andalkan program inovatif kampung mandiri energi

Kendari andalkan program inovatif kampung mandiri energi

ilustrasi Suasana Ruang Terbuka Hijau (RTH) terlihat dari ketinggian di kota Banda Aceh. (FOTO ANTARA/Ampelsa)

Kampung mandiri energi saat ini sudah menjadi salah satu ikon Kota Kendari sehingga ada beberapa daerah di luar Sultra yang datang untuk mengadopsi program itu,"
Kendari (ANTARA News) - Pemerintah Kota Kendari, Sulawesi Tenggara (Sultra) tetap mengandalkan program inovasi pemerintah yang membangun kampung mandiri energi dalam mendukng upaya pecapaian tropi adipura daerah itu dari Kementerian Lingkungan Hidup.

"Kampung mandiri energi saat ini sudah menjadi salah satu ikon Kota Kendari sehingga ada beberapa daerah di luar Sultra yang datang untuk mengadopsi program itu," kata Wali Kota Kendari, Asrun di Kendari, Minggu.

Ia mengatakan, Kampung mandiri energi terpadu dengan TPA Sampah Puuwatu, seluruh kebutuhan energi listrik warga dipasok dari genset yang menggunakan bahan bakar gas metan.

"Gas metan itu dihasilkan dari TPA Sampah Puuwatu melalui tehnologi sederhana yang dialirkan ke Genset," katanya.

Sebagian lagi kata Asrun, dialirkan ke rumah warga kampung mandiri untuk digunakan bahan bakar kompor gas.

Dia menyebutkan, Warga di kampung mandiri energi itu sebagian besar adalah pemulung yang sebelumnya tinggal di tempat tidak layak huni.

"Sekarang mereka tinggal gratis di rumah yang sudah dibangun oleh pemerintah. Jumlah mereka sekitar 126 kepala keluarga," katanya.

Pewarta: Suparman
Editor: Ruslan Burhani
COPYRIGHT © ANTARA 2016

Sekolah di Kendari akan dibuka secara bertahap

Komentar menjadi tanggung jawab anda sesuai UU ITE

Komentar