Tara Basro digembleng untuk "Ini Kisah Tiga Dara"

Tara Basro digembleng untuk "Ini Kisah Tiga Dara"

Aktris Tara Basro dalam konferensi pers soundtrack film "Ini Kisah Tiga Dara", di Jakarta, Rabu (20/7/2016). Sebagai pemeran di Ini Kisah Tiga Dara, Tara harus bisa menari, menyanyi, dan tentu berlakon. (ANTARA News/ Anggit Benardi)

Jakarta (ANTARA News) - Aktris Tara Basro mengaku digembleng habis-habisan untuk berlatih tarik suara dan menari demi peran dalam film musikal Ini Kisah Tiga Dara besutan sutradara Nia Dinata. Sudah cukup lama layar-layar bioskop Indonesia tidak diisi dengan film musikal, apalagi film musikal buatan dalam negeri.

"Jadi bagian Tiga Dara itu PR-nya banyak," kata Tara, dalam konferensi pers, di Jakarta, Rabu.

Format film musikal memaksanya untuk menguasai akting, menyanyi, dan menari pada waktu yang sama. Aktris dan aktornya harus berubah menjadi penyanyi, penari, dan pelakon sekaligus. 

"Menyanyi dan menari secara bersamaan itu sulit," kata gadis yang dilatih Adella Fauzi agar bisa menampilkan koreografi dengan baik.

Dalam konser mini soundtrack film Ini Kisah Tiga Dara, Tara memperlihatkan hasil latihannya lewat penampilannya membawakan beberapa lagu dalam formasi trio bersama Shanty Paredes dan Tatyana Akman.

Ketiganya menyanyikan lagu-lagu yang akan hadir dalam film lengkap dengan koreografinya.

Tak hanya itu, Tara juga menyanyi solo untuk lagu Nomor Dua yang liriknya diciptakan sutradara Nia Dinata. 

Ini Kisah Tiga Dara merupakan karya Nia yang diinspirasi dari film lawas fenomenal Tiga Dara besutan Usmar Ismail yang legendaris, pada 1956. Bisa dibilang, hampir semua gadis --terutama di kota besar-- jadi demam Tiga Dara, sibuk mematut diri agar serupa dengan pujaannya di film nasional itu.

Nia membuat alur cerita yang berbeda namun tetap mengusung roh Tiga Dara, yakni hubungan antara nenek dan tiga cucu perempuannya yang kini diperankan Titiek Puspa, Shanty, Tara Basro, dan Tatyana Akman. 

Dari semuanya, cuma eyang Titiek yang masih merasakan langsung aura demam Tiga Dara itu, karena dia sudah mentas di Semarang dan Jakarta, dan saat Tiga Dara diluncurkan, usianya 19 tahun. 

Pewarta: Nanien Yuniar
Editor: Ade P Marboen
COPYRIGHT © ANTARA 2016

Komentar