Desa Wisata Lempur Kerinci segera diresmikan

Jambi (ANTARA News) - Desa Wisata Lempur di Kabupaten Kerinci, Provinsi Jambi segera diresmikan pada pertengahan akhir Agustus 2016.

"Di Kerinci ada Desa Wisata Lempur, dan desa wisata itu akan diresmikan pada saat pembukaan Festival Masyarakat Peduli Danau Kerinci (FMPDK) 20 Agustus 2016," kata Sekertaris Disporabudpar Kerinci Murison di Jambi, Rabu.

Desa wisata Lempur yang terletak di Kecamatan Lempur itu terdapat berbagai potensi wisata yang bisa dikunjungi wisatawan. Di antaranya wisata agro, wisata edukasi, wisata alam dan wisata budaya.

Masyarakat di desa wisata Lempur itu kata dia telah diberikan berbagai pelatihan dari Pemprov Jambi salah satunya dalam menyambut wisatawan dengan ramah.

"Di desa wisata Lempur itu juga terdapat beberapa penginapan di rumah warga (homestay) bagi wisawatan yang akan melewati malam sejuk di desa itu," katanya.

Murison mengungkapkan, di desa wisata itu juga masih kental dengan adat budayanya yang sangat menarik dan unik. Seperti masyarakat lokal yang masih menampilkan berbagai tarian tradisional serta upacara-upacara tertentu saat merayakan suatu peristiwa seperti panen atau perayaan lainnya.

Sementara itu, Kepala Bidang Destinasi Wisata pada Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) Provinsi Jambi Guntur mengatakan, desa wisata Lempur tersebut mempunyai keunikan tersendiri.

"Keunikan desa wisata itu karena memiliki lima danau sekaligus yakni Danau Lingkat, Danau Nyalo, Danau Duo, Danau Kecik dan Dano Kaco," kata Guntur.

Kelima danau tersebut mempunyai karakter yang berbeda dan 80 persen masuk dalam kawasan Taman Nasional Kerinci Seblat (TNKS) dan hutan adat yang meraih penghargaan lingkungan hidup Kaltaparu 2015.

Desa Lempur itu kearifan budaya lokal masih terjaga, masyarakatnya adalah melayu potro atau melayu tua yang masih mepertahankan budaya lokal dan juga ramah dalam melayani tamu.

Di desa wisata Lempur tersebut kata Guntur telah menawarkan paket wisata "tour ecotourism" untuk ekspedisi lima danau dengan konsep ekowisata.

Wisata ekspedisi lima danau itu kata Guntur saat ini menjadi favorit dan banyak dikunjungi wisatawan domestik maupun mancanegara.

"Para wisatawan bisa ekspedisi ke lima danau itu dalam waktu sampai dengan lima hari. Destinasi desa wisata seperti ini yang memang lagi dicari oleh wisatawan yang memang menyukai petualangan," katanya.

Pewarta: Dodi Saputra
Editor: Tasrief Tarmizi
COPYRIGHT © ANTARA 2016

Kampung Korea, dari kawasan kumuh menjadi destinasi wisata

Komentar