Kita langsung ke hotel dan akan langsung istirahat
Bangkok (ANTARA News) - Setelah menempuh perjalanan udara selama tiga jam 40 menit dari Bandara Internasional Soekarno-Hatta Tengerang, Banten, rombongan timnas Indonesia akhirnya tiba di Bandara Suvarnabhumi, Bangkok, Thailand, Kamis dan selanjutnya bersiap diri menghadapi final Piala AFF 2016.

Boaz Solossa dan kawan-kawan terlihat segar meski sehari sebelumnya harus menjalani pertandingan berat melawan Thailand pada final pertama kejuaraan dua tahunan itu di Stadion Pakansari, Cibinong, Bogor yang berakhir dengan kemenangan Indonesia dengan skor 2-1.

Mulai turun pesawat, terlihat para pemain bercengkerama dan bahkan saling bercanda. Begitu juga dengan Andik Vermansah yang datang ke Bangkok dalam keadaan cedera. Pemain tim Selangor FA Malaysia ini tetap bersemangat untuk mengawal timnas.

Setibanya di terminal kedatangan, timnas Garuda ini disambut perwakilan dari Kedutaan Besar Indonesia di Thailand. Dengan adanya bantuan kedutaan, urusan imigrasi lebih cepat dan pemain tidak harus menunggu lama karena secepatnya membutuhkan istirahat.

"Kita langsung ke hotel dan akan langsung istirahat. Tapi setelah makan akan ada recovery karena kita baru saja menjalani penerbangan yang cukup lama," kata asisten pelatih timnas, Wolfgang Pikal.

Kedatangan timnas di bandara terbesar di Thailand juga tidak luput dari perhatian masyarakat yang kebetulan tidak jauh dengan rombongan timnas. Tidak ketinggalan banyak yang meminta foto dengan pemain maupun jajaran pelatih. Semuanya dilayani dengan baik.

Indonesia melawat ke kandang Thailand dengan misi untuk meraih kemenangan karena saat ini sudah menginjakkan satu kaki di Ranah juara setelah meraih kemenangan pada pertandingan final pertama di Stadion Pakansari, Cibinong, Bogor, Rabu (14/12).

Jika ingin menjadi juara kejuaraan dua tahunan yang telah diidam-idam sejak lama, Indonesia minimal harus mampu bermain imbang melawan tuan rumah Thailand. Untuk meraih hasil tersebut dipastikan Indonesia harus bekerja keras karena lawan dikenal sebagai tim terkuat di Asia Tenggara.

Pewarta: Bayu Kuncahyo
Editor: Fitri Supratiwi
Copyright © ANTARA 2016