Permukiman warga Bungurasih Sidoarjo terendam banjir

Permukiman warga Bungurasih Sidoarjo terendam banjir

Warga berkegiatan di luar rumah mereka yang tergenang banjir di Jambi Luar Kota, Muaro Jambi, Jambi, Jumat (24/2/2017). (ANTARA/Wahdi Septiawan)

Sidoarjo (ANTARA News) - Permukiman warga Di Desa Bungurasih, Sidoarjo, Jawa Timur, terendam banjir dengan ketinggian sekitar 40 centimeter menyusul meluapnya Sungai Buntung yang melintas di wilayah setempat.

Salah seorang warga Bungurasih, Didik Yulianto, Minggu, mengatakan banjir yang merendam permukiman warga ini terjadi sejak Sabtu (25/2) dan masih merendam rumah warga hingga Minggu.

"Memang ada sebagian rumah warga yang banjirnya surut, tetapi tidak sedikit yang sampai dengan saat ini banjirnya masih tinggi yakni di kisaran 20 centimeter sampai dengan 40 centimeter," katanya.

Ia menjelaskan, banjir yang terjadi di Bungurasih ini sudah menjadi langganan tahunan saat musim hujan datang menyusul kondisi geografis rumah warga yang lebih rendah dibandingkan dengan sungai.

"Selain itu, tanggul sungai yang berbatasan langsung dengan rumah warga juga menjadi salah satu penyebab terjadinya banjir yang ada di wilayah ini," katanya.

Menurutnya, normalisasi Sungai Buntung ini perlu segera dilakukan supaya warga tidak menjadi korban saat datangnya musim hujan seperti sekarang ini.

"Kami tidak bisa memprediksikan kalau nanti sore terjadi hujan deras bisa dipastikan wilayah ini akan terjadi banjir. Kami juga mendapatkan informasi bahwa di wilayah Kedung Rejo juga mengalami banjir karena masih satu saluran dengan Sungai Buntung," katanya.

Pernyataan senada disampaikan oleh Supatmi warga Bungurasih lainnya yang mengatakan, banjir yang terjadi di Bungurasih ini bisa dipastikan terjadi saat musim hujan datang.

"Bahkan saat musim hujan tahun ini, rumah kami sudah beberapa kali terendam banjir dan warga harus mengungsi ke tempat yang lebih tinggi dan aman," katanya.

Kondisi banjir yang terjadi di Bungurasih ini, banyak dimanfaatkan oleh anak-anak warga untuk bermain air.

Beberapa warga juga memasang kursi di depan gerbang masuk gang-gang permukiman untuk menghalau kendaraan, khususnya roda empat supaya air tidak melimpah masuk ke dalam rumah.

Belum ada penangangan khusus dari pemerintah setempat termasuk memasang dapur umum untuk membantu warga memenuhi kebutuhan saat terjadi musibah banjir ini.

Luapan Sungai Buntung ini juga menggenangi pintu masuk Terminal Purabaya Surabaya di sisi barat.

Pewarta: Indra Setiawan
Editor: Unggul Tri Ratomo
COPYRIGHT © ANTARA 2017

Banjir kali Lamong rendam ribuan rumah, dua tewas

Komentar menjadi tanggung jawab anda sesuai UU ITE

Komentar