TNI gelar sosialisasi bela negara di Gorontalo

TNI gelar sosialisasi bela negara di Gorontalo

Dokumentasi Komandan Batalion Infantri 122/Tombak Sakti, Letnan Kolonel Infantri Kohir, memberikan materi Bela Negara kepada sejumlah anak jalanan dan pelajar di perbatasan RI-PNG, Skouw, Jayapura, Papua, Minggu (18/9/2016). Pelatihan Bela Negara yang berlangsung pada 18-20 September 2016 dan diikuti 100 anak jalanan serta pelajar tersebut sekaligus diselenggarakan rangka menyambut Hari Kesaktian Pancasila 1 Oktober mendatang. (ANTARA FOTO/Indrayadi TH)

Gorontalo, Gorontalo (ANTARA News) - TNI menggelar sosialisasi bela negara sekaligus sosialisasi Saka Wira Kartika kepada 331 siswa di Aula SMA Negeri 2 Kota Gorontalo, Provinsi Gorontalo.

Tujuan kegiatan itu menciptakan generasi muda yang berkarakter sehingga memiliki nilai kejuangan yang tinggi sehingga merasa terpanggil membela negara dan bangsa.

Komandan Kodim 1304/Gorontalo, Letnan Kolonel Infantri Dadang Marzuki, di Gorontalo, Minggu, mengatakan, tema kegiatan itu adalah "Membentuk Generasi Emas Bangsa Yang Berkarakter dan Anti Radikalisme".

"Kami memberikan pemahaman kepada siswa bahwa bela negara merupakan suatu tekad sikap dan perilaku warga negara yang dilakukan secara teratur, menyeluruh dan terpadu," katanya.

Selain itu diharapkan siswa dapat menjiwai kecintaan kepada Negara Kesatuan Republik Indonesia yang berdasarkan Pancasila dan UUD 1945 dalam menjalin kelangsungan hidup bangsa dan negara.

Marzuki menegaskan, Pancasila telah dapat mempersatukan rakyat Indonesia yang terdiri dari beraneka agama, suku, bahasa dan asal usul keturunan.

"Setiap warga negara selalu siap mempertahankan kelangsungan hidup bangsa dari segala bentuk gangguan dari dalam negeri dan luar negeri, maka dari sekarang perlu membentengi diri sehingga tidak terpadaya oleh hasutan-hasutan dengan tujuan memecah belah persatuan dan kesatuan," ujarnya.

Dia menuturkan implemetasi bela negara dalam kehidupan sehari-hari yaitu menciptakan suasana rukun, damai dan harmonis dalam keluarga maupun masyarakat.

"Mari membentuk keluarga yang sadar hukum, meningkatkan iman dan taqwa dan ilmu pengetahuan dan teknologi di lingkungan sekolah, dan kesadaran mentaati tata tertib di sekolah, menjaga keamanan kampung dan mematuhi peraturan hukum yang berlalu di Indonesia," jelasnya.

Pewarta: Adiwinata Solihin
Editor: Ade P Marboen
COPYRIGHT © ANTARA 2017

Peringatan Hardiknas, Jabar serukan bela negara lawan COVID-19

Komentar menjadi tanggung jawab anda sesuai UU ITE

Komentar