Pemerintah Kabupaten Karangasem upayakan beli ternak pengungsi Gunung Agung

Pemerintah Kabupaten Karangasem upayakan beli ternak pengungsi Gunung Agung

Dokumentasi tiga pengungsi berada di atas truk setelah aktivitas Gunung Agung, di Desa Rendang, Karangasem, Bali, meningkat, Kamis (21/9/2017). Ratusan warga sekitar Gunung Agung sejak Rabu malam (20/9/2017) meninggalkan desanya ke tempat-tempat pengungsian. (ANTARA FOTO/Nyoman Budhiana)

... sehingga tidak ada lagi masyarakat menjual hewan ternaknya dengan harga miring...
Karangasem, Bali (ANTARA News) - Pemerintah Kabupaten Karangasem, Bali, mengupayakan membeli ribuan hewan ternak milik para pengungsi Gunung Agung, agar masyarakat tidak menjual ternaknya dengan harga murah akibat tidak dapat merawat mereka selama berada di pengungsian.

"Dipastikan hewan yang dibeli pemerintah dihargai dengan harga yang pantas, sehingga tidak ada lagi masyarakat menjual hewan ternaknya dengan harga miring," kata Bupati Karangasem, Ayu Mas Sumantri, di Kabupaten Klungkung, Minggu.

Sejauh ini, status Gunung Agung ada di tingkat awas.

Ia menegaskan, selama ini masyarakat panik dengan kondisi hewan ternaknya selama ditinggal ke tempat pengungsian karena tidak ada yang mengurus dan memberi makanan, sehingga para pemilik ternak lebih memilih menjual hewan ternaknya dengan harga sangat murah.

Sumantri menegaskan, sudah berkoordinasi dengan pihak terkait untuk membantu masyarakat untuk melakukan evakuasi ternak miliknya yang dilakukan sejak Sabtu lalu (23/9).

Dia belum bisa merinci besaran dana yang diperlukan untuk membeli ternak penduduk dengan harga wajar itu.
Sumantri mengatakan, pemerintah setempat membeli puluhan ribu ayam petelur yang ditinggal pemiliknya mengungsi dengan harga kompetitif dan kemudian dimanfaatkan untuk konsumsi lauk-pauk di pengungsian.

Pewarta:
Editor: Ade P Marboen
COPYRIGHT © ANTARA 2017

Komentar