NTT kirim 59.000 sapi ke Jawa-Kalimantan

NTT kirim 59.000 sapi ke Jawa-Kalimantan

Arsip Foto. Sapi-sapi dikandangkan di kapal kargo di pelabuhan Tenau Kupang, NTT, yang akan menuju ke Surabaya dan Jakarta Minggu (28/2/2016). (ANTARA FOTO/Kornelis Kaha)

Kupang (ANTARA News) - Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT) sejak awal tahun hingga November telah mengirimkan 59.000 sapi ke wilayah Pulau Jawa dan Kalimantan menurut Kepala Dinas Peternakan Dani Suhadi, Sabtu.

"Pengiriman sapi kita sampai saat ini sudah mencapai 59.000 ekor yang tercatat per Kamis (9/11)," kata Dani Suhadi saat dihubungi Antara di Kupang.

Ia mengatakan pengiriman sapi ke Jawa maupun Kalimantan saat ini sekitar 70 persen di antaranya dilakukan menggunakan kapal cargo dan sisanya menggunakan kapal tol laut KM Cemara Nusantara. Menurut Dani, pengiriman sapi dengan kapal KM Cemara Nusantara sebelumnya sempat tertunda karena masa dok kapal yang berlangsung hingga 20 hari.

"Namun sekarang sudah selesai sehingga beberapa hari ke depan ini kapal Cemara Nusatara mulai beroperasi lagi melakukan pengiriman," katanya.

Dani optimististis pengiriman sapi antarpulau dari NTT tahun ini bisa mencapai target pemerintah provinsi untuk mengirim 65.300 sapi. Dinas Peternakan, menurut dia, terus berusaha meningkatkan populasi sapi di wilayah NTT melalui program sapi induk wajib bunting (SIWAB) dengan pemberian inseminasi buatan.

Dinas Peternakan mencatat program inseminasi buatan pada November 2017 telah mencakup 38.000 sapi, melampaui target pemerintah untuk melakukan inseminasi buatan pada 25.965 sapi indukan. Kementerian Pertanian, ia menambahkan, kemudian menambah target cakupan inseminasi buatan menjadi 53.000 sapi hingga akhir tahun ini.

"Untuk pengiriman sapi ke luar daerah tentu disesuaikan dengan kondisi populasi di daerah, pemerintah juga melarang adanya pemotongan maupun pengiriman sapi betina produktif agar populasi sapi kita tetap terjaga," katanya.

Pewarta:
Editor: Maryati
COPYRIGHT © ANTARA 2017

Komentar